Balikpapan (ANTARA) - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya memperkuat posisi sebagai pusat pertumbuhan industri nasional ditunjang sektor energi, mineral, serta pembangunan infrastruktur strategis.

"Sektor energi, mineral dan pembangunan infrastruktur strategis dapat memperkuat posisi Kaltim sebagai pusat pertumbuhan industri nasional," ujar Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Bambang Arwanto usai membuka Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 di Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim, Rabu.

Kota Balikpapan memilik peran kunci sebagai hub logistik dan operasional yang menghubungkan berbagai kawasan industri di Kalimantan dan Indonesia Timur, lanjut dia, sekaligus menjadi pintu gerbang menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

IEE Series menjadi katalis penting sebagai ruang bertemunya inovasi, investasi, dan peluang kerja sama, diharapkan dapat menciptakan kerja sama, investasi dan inovasi baru, serta melahirkan solusi baru yang bisa menghadapi tantangan di sektor energi dan enjinering di masa depan.

"Energi yang menggerakkan mesin pembangunan, tetapi inovasi dan kolaborasi yang menentukan seberapa jauh bisa melangkah, transformasi dan inovasi industri menjadi kunci berkelanjutan,” kata Bambang Arwanto.

Kota Balikpapan tumbuh berkembang bersama industri pertambangan, minyak dan gas, kata Staf Ahli Bidang Pemerintah Kota Balikpapan Neny Dwi Winahyu dan menjadi salah satu pusat kegiatan ekonomi dan industri strategis di Indonesia.

Penyelenggaraan IEE Series di Kota Balikpapan, sebagai bagian dari langkah strategis dalam memperluas akses pelaku industri pertambangan, konstruksi, dan minyak dan gas (migas) ke kawasan Indonesia Timur.

IEE Series menjadi ruang mempertemukan gagasan, teknologi, investasi, dan sumber daya manusia (SDM) menurut Deputy Event Director Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito, dapat menentukan arah perkembangan sektor energi dan industri di masa depan.

IEE Series di Kota Balikpapan diharapkan dapat memperkuat konektivitas industri serta membuka peluang pengembangan solusi yang lebih luas, dengan semakin
strategis peran Provinsi sebagai pusat pertumbuhan industri membuka peluang kerja sama yang mendukung pertumbuhan industri yang berkelanjutan.

IEE Series di Kota Balikpapan merupakan bagian dari upaya untuk mendekatkan platform industri ke pusat aktivitas proyek, ungkap dia, sekaligus sebagai wadah pertemuan semua pemangku kepentingan di kawasan yang sedang bertumbuh pesat

IEE Series yang digelar pada 10-12 Juni 2026 di BSCC Dome Balikpapan tersebut menghadirkan pameran Mining Indonesia, Construction Indonesia, dan Oil & Gas Indonesia, juga forum dan seminar yang membahas transformasi industri migas regional, peluang sektor konstruksi mendukung pembangunan IKN.

IEE Series Balikpapan 2026 diikuti lebih kurang 100 perusahaan menghadirkan sekitar 200 merek dagang terkemuka dalam dan luar negeri, dari kisaran 10 negara di area pameran dengan luas 5.000 meter persegi dalam satu ekosistem.

IEE Series diharapkan dapat memperkuat posisi Kota Balikpapan sebagai pusat pertemuan industrial Indonesia Timur, sekaligus menjadi penggerak utama bagi pemerataan pertumbuhan industri nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan, demikian Hanung Hanindito.



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026