Pemanfaatan lahan eks tambang ini merupakan upaya inovatif kami untuk mengubah area kritis menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif

Samarinda (ANTARA) - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur menyasar pemanfaatan lahan pasca tambang untuk dikembangkan menjadi area peternakan yang berkelanjutan.

"Pemanfaatan lahan eks tambang ini merupakan upaya inovatif kami untuk mengubah area kritis menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang produktif," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPKH Kaltim Fadli Sufiani di Samarinda, Jumat.

Pihaknya tengah menggodok upaya tersebut melalui penjajakan peluang investasi bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Timur.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pengusaha itu penting untuk mempercepat roda pembangunan sektor peternakan di Benua Etam.

Selain optimalisasi lahan pasca tambang, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah program prioritas lain dengan potensi keuntungan jangka panjang bagi para investor.

"Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah Program Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT) yang telah menjadi bagian dari agenda strategis Jospol 1," papar Fadli.

Tidak hanya itu, pengembangan hilirisasi industri ayam yang terintegrasi dari hulu ke hilir turut menjadi fokus utama DPKH Kaltim saat ini.

Lanjutnya, potensi usaha sarang burung walet (SBW) yang memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar global juga tidak luput dari pembahasan pengembangan bisnis.

Di sisi lain, tingginya permintaan pasar domestik terhadap komoditas ternak domba membuat daerah untuk berupaya meningkatkan kapasitas produksinya.

Peningkatan populasi ternak domba tersebut tentunya harus dibarengi dengan kesiapan penyediaan pakan hijauan yang berkualitas dan terjamin ketersediaannya sepanjang tahun.

Oleh karena itu, pengintegrasian lahan pasca tambang dengan penanaman hijauan pakan diyakini pihaknya mampu menjawab tantangan pasokan nutrisi ternak tersebut.

Guna memastikan seluruh upaya berjalan secara terukur, DPKH Kaltim turut menggandeng kalangan akademisi dari Universitas Mulawarman.

"Pelibatan perguruan tinggi negeri tersebut bertujuan untuk memperkuat riset, menciptakan inovasi, serta memajukan teknologi peternakan terapan," jelas Fadli.



Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026