Program Pendidikan Idaman Terbaik ini untuk menjamin bantuan operasional sekolah (BOS), bantuan guru swasta, dan stimulus beasiswa disalurkan melalui mekanisme yang benar, sehingga pejabat harus berintegritas

Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur berupaya mencetak pendidikan lebih baik dalam program Pendidikan Idaman Terbaik lewat penandatangan zona integritas oleh para pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.

"Program Pendidikan Idaman Terbaik ini untuk menjamin bantuan operasional sekolah (BOS), bantuan guru swasta, dan stimulus beasiswa disalurkan melalui mekanisme yang benar, sehingga pejabat harus berintegritas," kata Sekda Kukar Sunggono saat menyaksikan penandatanganan ini di Tenggarong, Senin.

Penandatanganan komitmen bersama Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK-WBBM) ini dinilai penting untuk mewujudkan pelayanan publik yang bersih, cepat, dan bebas korupsi.

Ia mengatakan penandatangan dan deklarasi pembangunan zona integritas merupakan implementasi Permenpan RB Nomor 90 Tahun 2021.

Deklarasi ini juga menjadi langkah strategis menuju pencapaian misi ketiga dari RPJMD 2025–2029, yakni "Terbaik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan dan peningkatan profesionalisme sumber daya manusia aparatur sipil negara".

"Dalam kerangka kebijakan yang koheren, penguatan zona integritas ini disinergikan secara sistemik dengan ekosistem 17 Program Dedikasi Kukar Idaman yang relevan," katanya.

Program yang relevan tersebut, antara lain program ASN Kukar Terbaik, untuk memastikan peningkatan kompetensi dan integritas aparatur melalui beasiswa S1–S3, diklat kepemimpinan berbasis kompetensi, serta penilaian kinerja yang transparan dan terukur.

Program Pelayanan Kukar Cerdas berupa digitalisasi seluruh alur perizinan, distribusi bantuan pendidikan, dan pengaduan publik menjadi sistem terintegrasi yang meminimalkan celah birokrasi, mempercepat respon layanan, dan membuka ruang audit publik secara seketika.

Program di tingkat komunitas seperti RT-Ku Terbaik dengan alokasi Rp150 juta per RT untuk membuka kanal pengawasan partisipatif, karena masyarakat dapat memantau langsung pelaksanaan program, melaporkan penyimpangan, dan terlibat dalam musyawarah perencanaan yang inklusif.

Sunggono juga mengajak ASN membangun budaya pelaporan yang aman dan protektif karena sistem yang sehat adalah sistem yang berani mengoreksi diri sendiri sebelum masalah menjadi krisis sebagai agen perubahan integritas.



Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026