Untuk itu, kami minta data lengkap destinasi wisata di Kukar supaya maskapai penerbangan bisa mempromosikan beberapa objek wisata menarik yang bisa dikunjungi para tamu

Samarinda (ANTARA) - Bandara APT Pranoto Samarinda dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) berkolaborasi mempromosikan destinasi wisata Kukar ke kancah internasional, seiring dibukanya penerbangan internasional baik ke Bangkok, Singapura, maupun ke Kuala Lumpur.

"Untuk itu, kami minta data lengkap destinasi wisata di Kukar supaya maskapai penerbangan bisa mempromosikan beberapa objek wisata menarik yang bisa dikunjungi para tamu," kata Kepala Seksi Pelayanan dan Kerja sama Bandara APT Pranoto Samarinda, Roslan di Samarinda, Selasa.

Data destinasi wisata bisa menjadi bahan promosi yang akan disampaikan pihaknya kepada maskapai yang membuka rute internasional dari Samarinda ke sejumlah negara tersebut.

Hal ini penting karena hadirnya rute penerbangan internasional tidak hanya berdampak pada sektor transportasi udara, namun bisa membuka peluang pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.

Untuk itu, katanya, seluruh daerah penyangga Bandara APT Pranoto, termasuk Kabupaten Kukar harus ikut terlibat dalam promosi keindahan alam melalui promosi wisata, terlebih bandara ini juga merupakan bagian dari Kukar.

Terkait dengan permintaan data destinasi wisata itu, pada Senin (11/5) kemarin pihaknya pun telah melakukan kunjungan ke Pemkab Kukar sekaligus melakukan diskusi dengan Sekretaris Daerah Sunggono dan sejumlah pihak terkait di Kabupaten Kukar.

Dalam kesempatan itu, sejumlah destinasi wisata yang diperkenalkan oleh Sekda Kukar kepada bandara, antara lain Pulau Kumala, Desa Budaya Sungai Bawang, Desa Wisata Pela, Museum Mulawarman, serta sejumlah wisata pantai yang tersebar di Kukar.

Sementara itu, dalam diskusi yang berlangsung interaktif, kedua pihak juga membahas teknis pelaksanaan kerja sama, termasuk potensi pengembangan rute yang langsung mendukung ke sejumlah kawasan ekonomi prioritas di Kukar.

Kunjungan kerja ini juga akan dilanjutkan kesepakatan bersama untuk menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS), termasuk rencana pembentukan tim teknis yang akan merumuskan berbagai program prioritas dalam waktu dekat.

"Kami berharap hasil kerja sama ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Ia pun mendorong pengembangan bandara, khususnya dalam mempromosikan destinasi wisata yang akan bermanfaat pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ekonomi daerah," kata Sunggono.



Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026