Penanganan persoalan banjir dan ketersediaan air bersih menjadi fokus
Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur mengatur langkah penanganan permasalahan banjir dan ketersediaan air bersih di daerah setempat.
"Penanganan persoalan banjir dan ketersediaan air bersih menjadi fokus," ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor di Penajam, Rabu.
Ia menyebut langkah yang dilakukan, yakni normalisasi sungai dan penguatan infrastruktur bendungan.
Pemerintah kabupaten setempat terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar seluruh program dapat berjalan secepatnya dan sesuai rencana.
Peningkatan kapasitas bendungan, seperti Bendungan Lawe-Lawe, katanya, dilakukan agar mampu menjamin pasokan air bersih bagi masyarakat.
Ia menjelaskan langkah tersebut berkaitan dengan rencana pengembangan sistem irigasi untuk mendukung sektor pertanian, di mana pengelolaan air yang lebih baik dapat memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Langkah normalisasi sungai diperlukan untuk sejumlah kebutuhan, termasuk ketersediaan air baku pengelolaan air bersih dan penangan banjir.
Ia mengatakan sejumlah pengerjaan normalisasi sungai telah dilakukan dan akan terus dilanjutkan di beberapa lokasi, termasuk di kawasan Sungai Riko yang mencakup pelebaran alur sungai untuk meningkatkan kapasitas tampung air.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan Timur dalam menjalankan langkah-langkah tersebut.
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.