Kehadiran TPS 3R dari Pupuk Kaltim diharapkan dapat menjadi contoh konkret keberhasilan implementasi ekonomi sirkular yang terintegrasi di tengah masyarakat

Samarinda (ANTARA) - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) membangun infrastruktur Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) senilai Rp1,13 miliar di Kelurahan Guntung, Kota Bontang, untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah.

"Infrastruktur ini akan dikelola Kelompok Olah Bebaya Guntung, yang dibina Pupuk Kaltim untuk optimalisasi TPS 3R, sehingga turut memberi dampak ekonomi dari pelaksanaan program," kata Direktur Manajemen Risiko Pupuk Kaltim Teguh Ismartono di Kota Bontang, Selasa.

Bantuan infrastruktur tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung kelestarian lingkungan yang terintegrasi secara berkelanjutan.

Teguh menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas pengolahan ini diharapkan mampu menciptakan siklus penanganan sampah yang lebih terpadu di kawasan tersebut.

Kelompok Olah Bebaya yang dipercaya mengelola fasilitas ini beranggotakan 13 orang dan telah melayani proses pengumpulan limbah dari 200 lebih rumah warga.

"Seluruh sampah yang telah terkumpul selanjutnya akan dipilah berdasarkan jenisnya untuk dijual kembali atau diolah menjadi produk baru bernilai ekonomi," ujarnya.

Pupuk Kaltim berupaya membangun ekosistem yang melibatkan warga secara aktif agar pengelolaan lingkungan memberikan nilai tambah terhadap sosial ekonomi secara langsung.

Secara teknis, lanjut Tegus, bangunan infrastruktur TPS 3R Guntung ini didirikan pada sebidang lahan yang memiliki ukuran seluas 24 x 20 meter.

Bangunan itu mencakup sejumlah area penting seperti ruang pemilahan, lapangan operasional, hingga kantor sekretariat yang dirancang guna mendukung aktivitas pengelola.

Perusahaan juga melengkapi dengan berbagai sarana penunjang operasional, seperti mesin pencacah sampah organik, alat pencetak pakan, dan alat pres botol plastik.

Baca juga: Pupuk Kaltim raih PROPER Emas ke-9 dari inovasi lingkungan

Pupuk Kaltim berupaya membangun ekosistem yang melibatkan warga secara aktif agar pengelolaan lingkungan memberikan nilai tambah terhadap sosial ekonomi secara langsung. (ANTARA/HO-PKT)

Ketersediaan sarana lengkap ini ditujukan untuk mengubah paradigma masyarakat dari memandang sampah sebagai limbah kotor menjadi sebuah sumber daya berguna.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menyampaikan apresiasi atas wujud nyata sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam menjaga lingkungan.

"Pembangunan fasilitas pengolahan sampah ini dinilai sangat selaras dengan visi Kota Bontang sebagai kota industri dan jasa yang maju serta sejahtera," cakap Agus Haris.

Pemerintah daerah mendorong seluruh elemen masyarakat Guntung agar senantiasa memanfaatkan infrastruktur pelestarian lingkungan ini secara maksimal melalui gerakan kolektif.

"Kehadiran TPS 3R dari Pupuk Kaltim diharapkan dapat menjadi contoh konkret keberhasilan implementasi ekonomi sirkular yang terintegrasi di tengah masyarakat," demikian Agus Haris. (Adv)

Baca juga: Pupuk Kaltim salurkan Rp4,28 miliar untuk warga Bontang sambut Ramadan



Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026