Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) terus memberdayakan kaum perempuan, mulai dari akses berbagai lini kehidupan, peningkatan kapasitas, peningkatan literasi, hingga langkah mencetak kemandirian mereka.
"Pembinaan kepada perempuan yang terus dilakukan pemda selama ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas diri dan mandiri secara ekonomi," ujar Sekda Kukar Sunggono saat peringatan Hari Kartini ke- 62 bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kukar di Tenggarong, Selasa.
Ia juga memotivasi kaum perempuan, baik yang tersebar di seluruh Kukar maupun yang tergabung dalam DWP setempat agar memanfaatkan perkembangan teknologi di era serba digital saat ini untuk berbagai keperluan positif, seperti menjual produk hingga belajar hal baru yang berguna untuk meningkatkan pengetahuan.
"Peringatan Hari Kartini ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum refleksi untuk melanjutkan perjuangan perempuan di tengah perkembangan zaman, khususnya di era digital saat ini," katanya.
Tema nasional peringatan Hari Kartini 2026, "Perempuan Berdaya, Anak Terlindungi, Menuju Indonesia Emas 2045". Hal ini menjadi pengingat akan pentingnya peran perempuan sebagai subjek utama pembangunan.
Ia mengaku bersyukur, karena kaum ibu pelaku UMKM di Kukar mulai memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk, sehingga pasar mereka mulai meluas.
Kemudian, perempuan di desa juga sudah banyak yang terlibat dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), bahkan banyak perempuan muda yang aktif dalam dunia pendidikan, kewirausahaan, politik, dan tak jarang yang berinovasi.
"Namun, harus diakui masih terdapat tantangan yang perlu diatasi bersama, seperti keterbatasan akses internet di beberapa wilayah, rendahnya literasi digital di kalangan tertentu, serta masih adanya kesenjangan peran perempuan dalam pengambilan keputusan. Secara perlahan, ini semua akan kita atasi dengan kolaborasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Kukar Yulaikah Sunggono menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini menjadi momentum penting untuk meneladani semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, khususnya dalam meningkatkan peran perempuan di berbagai bidang.
"Kaum perempuan diharapkan mampu menjadi pribadi yang cerdas, mandiri, berdaya, serta terus meningkatkan kompetensi diri, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat," ujar Yulaikah.
Selain itu, perempuan juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui peningkatan literasi digital, termasuk memanfaatkan peluang di bidang UMKM, ekonomi kreatif, dan konten positif.
Pewarta: NoviEditor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA 2026