Samarinda (ANTARA) - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan aksi pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan sarana sekolah baru.
"Pemerintah menargetkan penyelesaian seluruh fasilitas fisik ini tuntas tepat waktu agar pada 2028 kita beralih sepenuhnya untuk meningkatkan kualitas lulusan," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim Armin di Samarinda, Sabtu.
Dia menjelaskan bahwa fokus utama pengembangan sarana satuan pendidikan serta pembangunan asrama siswa di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) tersebut ditargetkan dapat tuntas secara menyeluruh pada tahun 2027.
Sebagai wujud konkret kolaborasi tersebut, tim dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) telah melaksanakan kegiatan visitasi lapangan guna memverifikasi dan melakukan validasi usulan pembangunan sekolah baru untuk tahun 2026.
Kegiatan peninjauan langsung tersebut secara spesifik dilakukan guna melihat kesiapan serta kelayakan usulan pembangunan sarana pendidikan pada SMA Negeri 4 Tenggarong dan SMA Negeri 3 Muara Kaman.
Baca juga: Kaltim perluas program Sekolah Garuda Transformasi
Pendampingan verifikasi lapangan oleh jajaran kementerian bersama Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Wilayah Kaltim ini menjadi langkah konkret untuk memastikan pembangunan sarana berjalan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat setempat.
Di samping wilayah Kutai Kartanegara, percepatan infrastruktur ini turut memprioritaskan penguatan daya tampung sekolah negeri di Kota Balikpapan demi mendongkrak serapan siswa setempat yang saat ini baru berkisar 48 persen.
Penanganan khusus pada kawasan perkotaan tersebut meliputi penuntasan gedung baru SMKN 7 Balikpapan, realisasi pembangunan SMAN 10 dan SMKN 8, hingga penambahan ruang kelas pada SMAN 7 dan SMKN 5.
Perluasan akses fasilitas sarana belajar bagi peserta didik ini juga dipastikan menyasar kawasan strategis lain seperti Kabupaten Penajam Paser Utara, Paser, Berau, hingga pendirian SMAN 2 Sangatta Selatan di Kutai Timur.
"Kami berharap dari serangkaian validasi dan percepatan pembangunan fisik yang terukur ini, masyarakat di seluruh penjuru wilayah Kalimantan Timur segera merasakan manfaat layanan pendidikan yang jauh lebih merata dan optimal," tutup Armin.
Baca juga: Kaltim kembangkan sarana sekolah dan asrama 3T
Pewarta: Ahmad RifandiEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026