Saldo emas yang disimpan bisa mendapatkan imbal hasil sekitar satu persen per tahun dalam bentuk emas juga. Jadi, jumlah gram emas nasabah akan bertambah

Samarinda (ANTARA) - Seorang ibu rumah tangga di Samarinda, Kalimantan Timur, Dewi Ernawati yang awalnya berniat rutin mencicil emas malah ketiban rejeki nomplok berupa hadiah logam mulia seberat 124 gram dari program undian Badai Emas Pegadaian.

"Ini menjadi bukti bahwa Pegadaian terus berkomitmen memberikan nilai tambah nyata bagi nasabah, terlebih nilai emas 124 gram saat ini terbilang sangat fantastis karena setara dengan harga satu unit mobil," kata Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Samarinda Andika Dwi Prasetyo saat penyerahan hadiah di Samarinda, Sabtu.

Keberuntungan tersebut berpihak kepada nasabah bernama Dewi Ernawati yang resmi tercatat sebagai satu dari 12 orang pemenang beruntung di seluruh wilayah Indonesia untuk membawa pulang emas batangan merek Galeri 24.

Andika berharap aset berharga tersebut dapat disimpan dan dimanfaatkan secara bijaksana oleh pemenang sebagai penguatan finansial keluarga yang kokoh di masa mendatang, terlebih si penerima merupakan orang tua tunggal dari empat anak.

Lebih lanjut, Andika menyatakan Pegadaian terus bertransformasi ke arah digital untuk memudahkan nasabah berinvestasi. Melalui aplikasi digital, masyarakat dapat bertransaksi emas tanpa perlu datang langsung ke kantor layanan.

Transformasi ini sejalan dengan penunjukan Pegadaian sebagai Bank Emas pertama di Indonesia. Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah fitur deposito emas, di mana saldo emas nasabah dapat dikembangkan.

"Saldo emas yang disimpan bisa mendapatkan imbal hasil sekitar satu persen per tahun dalam bentuk emas juga. Jadi, jumlah gram emas nasabah akan bertambah," terangnya.

Pemimpin Cabang Pegadaian Samarinda Fariz Fauzan yang terus mendorong seluruh lapisan masyarakat agar semakin aktif memanfaatkan layanan keuangan tabungan maupun gadai emas karena dinilai terbukti aman dan stabil.

Penerima hadiah Dewi Ernawati tampak bahagia karena nilai emas ratusan gram itu baru pertama dia pegang, dan berencana menjadikannya sebagai investasi pendidikan keempat anaknya.

"Bersyukur karena awalnya tidak menyangka sama sekali bisa mendapatkan rezeki yang luar biasa melimpah bagi kelangsungan masa depan keluarga," ungkap Dewi.

Baca juga: Pegadaian pertajam literasi investasi emas di momen Hari Pers Nasional



Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026