Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, memastikan kompetensi guru mengaji yang tersebar hingga tingkat desa melalui sertifikasi yang digelar berkala, sehingga ke depan kualitas proses belajar mengajar akan lebih baik.
"Program sertifikasi ini bertujuan untuk mencetak generasi Qurani, memetakan kualifikasi pengajar, serta memberi pengakuan resmi atas profesi para guru mengaji, karena mereka memiliki jasa besar terhadap pembinaan akhlak generasi muda," ujar Sekretaris Kabupaten Kukar Sunggono di Tenggarong, Senin.
Ia mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari apresiasi Pemkab Kukar dalam memberikan insentif atau bantuan yang layak kepada guru mengaji.
Sertifikasi juga diarahkan untuk membangun basis data guru mengaji yang akurat, sebagai upaya untuk pemetaan kualifikasi dan kebutuhan pembinaan di seluruh pelosok Kukar.
Mengingat pentingnya peran guru mengaji dalam pembinaan generasi sejak usia dini, maka pada pekan lalu Pemkab Kukar menggandeng Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar menggelar Tahsin dan Sertifikasi Guru Mengaji se-Kabupaten Kukar di Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sangasanga.
Tahsin dan Sertifikasi tersebut dirangkai dengan deklarasi dukungan dan pemancangan tiang pertama pembangunan “Central Pembinaan Islam Al Husna 99” atau Pusat Pembinaan IsIam Kecamatan Sangasanga, sekaligus halal bihalal.
"Hal itu merupakan momentum penting dalam upaya pengembangan umat yang ada di Kukar, termasuk di Kecamatan Sangasanga. Hal ini akan menjadi bagian penting di bidang pengembangan umat," ujar Sunggono.
Ia juga berharap melalui sertifikasi guru mengaji tersebut, maka ke depan program pembangunan umat di bidang peningkatan kualitas guru mengaji di Kukar akan mengalami peningkatan, sehingga ke depan kualitas proses belajar mengajar akan semakin membaik
"Apa yang dilaksanakan tersebut sejalan dengan program dari visi misi Kukar Idaman Terbaik, yaitu program 'Terima Kaseh (Terima Kasih) Guru Ngaji-Ku'," ujar dia.
Terkait dengan wakaf tanah guna pembangunan Central Pembinaan Islam Al Husna 99, Sunggono mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada pewakaf, dan apa yang telah diwakafkan menjadi amal ibadah.
Baca juga: BKPRMI-Pemprov Kaltim upayakan kenaikan insentif guru mengaji
Pewarta: M.GhofarEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026