Samarinda (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memfokuskan upaya peningkatan mutu layanan pada 68 rumah sakit di wilayah tersebut agar masyarakat mendapatkan fasilitas medis yang unggul dan lebih mudah diakses.

"Tujuan utama keberadaan rumah sakit adalah menyehatkan masyarakat melalui layanan unggul tanpa pembatasan akses, termasuk dengan membuka poli pada akhir pekan dan malam hari," ujar Kepala Dinkes Kaltim Jaya Mualimin di Samarinda, Senin.

Jaya menjelaskan saat ini rumah sakit tidak lagi menggunakan sistem kelas A, B, C, atau D, melainkan berbasis pada 24 jenis layanan sesuai tingkatan kompetensi seperti dasar, madya, utama, dan paripurna.

Ia mencontohkan sebuah rumah sakit dengan kapasitas 50 tempat tidur pada umumnya hanya menyediakan tingkat kompetensi dasar yang meliputi penanganan penyakit anak, penyakit dalam, kandungan, serta bedah.

Oleh karena itu, kata Jaya, kompetensi penanganan kesehatan ini terus bertambah seiring dengan peningkatan kapasitas suatu rumah sakit yang memiliki lebih dari 200 hingga 250 tempat tidur.

Sejalan dengan upaya tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni meminta seluruh rumah sakit daerah untuk meningkatkan pelayanan pasien BPJS Kesehatan dan menjaga transparansi ketersediaan kamar.

Menurut Sri, perbaikan mutu layanan medis ini secara mutlak membutuhkan tiga pilar utama, yakni peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan organisasi, dan peralatan medis, serta pemanfaatan teknologi informasi.

"Teknologi informasi tersebut harus segera diaplikasikan dalam bentuk pendaftaran antrean secara daring serta publikasi ketersediaan ruang rawat inap demi memudahkan masyarakat dalam menentukan pilihan layanan," kata Sri.

Sri menyatakan ketepatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam memberikan rujukan yang sesuai dengan standar kompetensi rumah sakit tujuan juga dinilai sangat penting untuk menghindari penolakan atau kendala penanganan pasien.

"Upaya ini memiliki tujuan agar setiap masyarakat yang datang berobat tidak hanya pulang dalam kondisi sehat, tetapi juga merasa aman, nyaman, dan puas terhadap pelayanan rumah sakit," kata Sekda Kaltim Sri Wahyuni.

Baca juga: Gubernur Kaltim pastikan layanan RSUD Balikpapan optimal saat Lebaran



Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026