Samarinda (ANTARA) - Komando Resor Militer 091/ Aji Surya Natakesuma (Korem 091/ASN) membangun tiga unit jembatan untuk memperkuat konektivitas sekaligus memperlancar akses ekonomi, pendidikan, sosial, dan budaya bagi warga pinggiran Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Pembangunan tiga jembatan ini merupakan bagian dari upaya mempercepat pemerataan infrastruktur di daerah melalui realisasi Program Jembatan Perintis Garuda, sebagai solusi bagi masyarakat yang tempat tinggal mereka memerlukan akses infrastruktur penghubung.
"Pembangunan tiga jembatan ini ditujukan untuk membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi, sekaligus untuk meningkatkan mobilitas masyarakat," kata Komandan Korem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul di Samarinda, Rabu.
Tiga jembatan, satu di Kelurahan Budaya Pampang, Kecamatan Samarinda Utara, satu di Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, dan satu lagi di kawasan Bayur, yakni di Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Sempaja.
Ketiga jembatan ini mulai dibangun pada Selasa, 31 Maret 2026 dengan target penyelesaian hanya 21 hari. Sedangkan untuk seremoni peletakan batu pertama dilakukan Komandan Korem 091/ASN Selasa kemarin di Kelurahan Budaya Pampang (desa budaya), Kecamatan Samarinda Utara.
Lama pekerjaan memang 21 hari, tetapi untuk pemanfaatan optimal baik oleh kendaraan roda empat maupun roda enam, harus menunggu 28 hari setelah pengecoran agar beton di dasar jembatan sudah kuat.
Sedangkan volume di masing-masing jembatan adalah pada Jembatan Perintis Garuda Pampang (Samarinda Utara) memiliki panjang 12 meter dengan lebar 6 meter.
Untuk Jembatan Perintis Garuda Bayur (Sempaja) dan Jembatan Perintis Garuda Handil Bakti (Palaran) memiliki spesifikasi yang sama, yakni masing-masing sepanjang 6 meter dengan lebar 4 meter.
"Program Jembatan Garuda merupakan inisiatif pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto yang difokuskan untuk memperkuat konektivitas antar-wilayah, terutama di kawasan pinggiran dengan akses terbatas," katanya.
Ia melanjutkan, pembangunan ini merupakan bagian dari karya bakti TNI Angkatan Darat dengan tema "Negara Hadir untuk Rakyat Melalui Karya Bakti TNI AD", sebagai wujud dukungan terhadap percepatan pembangunan infrastruktur nasional.
Secara keseluruhan, pembangunan Jembatan Garuda total mencapai 7.000 jembatan yang dibangun di seluruh Indonesia. Sedangkan di Samarinda terdapat tiga unit yang sedang dibangun.
"Pembangunan jembatan ini, termasuk pembangunan jalan yang dilakukan prajurit di berbagai kawasan, merupakan salah satu bentuk perhatian TNI yang selalu hadir di tengah masyarakat," ujarnya.
Pewarta: Novi AbdiEditor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA 2026