Penajam Paser Utara (ANTARA) - Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Cabang Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Provinsi Kalimantan Timur menyebutkan, serapan gabah petani lokal mencukupi untuk memenuhi kebutuhan beras di dua kabupaten tersebut.
"Tidak ada lagi persediaan beras di gudang Bulog Kancab dari luar daerah," ujar Kepala Bulog Kancab Kabupaten Peser-Kabupaten Penajam Paser Utara Muhammad Mukhlis ketika ditanya persediaan beras di Penajam, Senin.
"Gabah produksi petani lokal sudah melebihi kebutuhan masyarakat dan mampu menjadi persediaan beras di dua kabupaten," tambahnya.
Persediaan beras yang ada di gudang Bulog Kancab dengan wilayah kerja Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara tersebut, semua hasil petani lokal dua kabupaten itu, dan tercatat persediaan beras hingga Maret 2026 sekitar 2.000 ton.
Persediaan beras mencukupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara, yang terhitung tingkat konsumsi beras di kedua kabupaten itu sekitar 300 ton per bulan.
Serapan gabah Bulog Kancab Kabupaten Paser-Kabupaten Penajam Paser Utara berasal dari petani lokal di wilayah kedua kabupaten tersebut, jelas dia, bukan beras impor atau dari luar daerah.
Sejak 2025, Bulog Kancab Kabupaten Paser-Kabupaten Penajam Paser Utara tidak lagi mengambil gabah atau beras dari luar daerah, hanya menyerap gabah dari petani dalam daerah untuk memenuhi permintaan kebutuhan di dua kabupaten itu.
Sepanjang 2025, Bulog Kancab Kabupaten Paser-Kabupaten Penajam Paser Utara ditargetkan menyerap lebih kurang 12.000 ton gabah kering panen (GKP) petani dengan harga dengan harga Rp6.500 per kilogram.
Tercatat hingga akhir 2025, penyerapan gabah dari petani Kabupaten Paser kisaran 1.000 ton GKP,, serta dari petani Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 11.000 ton GKP, dan target penyerapan gabah dari petani pada 2026 lebih kurang 15.286 ton GKP.
Produksi beras dua kabupaten di wilayah Provinsi Kalimantan Timur tersebut seringkali menghasilkan kelebihan signifikan atau surplus, kata dia, data terakhir tercatat estimasi surplus beras di Kabupaten Paser kisaran 12.584 ton per tahun, sedangkan Kabupaten Penajam Paser Utara sekitar 21.570 ton per tahun.
Hasil panen petani Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan di dua kabupaten tersebut, demikian Muhammad Mukhlis.
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : M.Ghofar
COPYRIGHT © ANTARA 2026