Samarinda (ANTARA) - Seorang guru honorer di Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur menyampaikan rasa syukur atas perhatian nyata berupa bantuan finansial yang diberikan secara sinergis oleh Presiden Prabowo Subianto serta Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud.
"Alhamdulillah sudah diberikan bantuan untuk kami tenaga honorer dan kami ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Gubernur Rudy," kata Ismayanti, guru honorer di Sekolah Dasar Negeri 007 Sangatta Selatan, saat dihubungi di Samarinda, Jumat.
Ismayanti merupakan sosok tenaga pendidik yang tercatat telah mengabdikan diri selama dua tahun terakhir untuk mendidik siswa di wilayah Sangatta Selatan.
Mengenai rincian penerimaan manfaat, ia menjelaskan telah mendapatkan dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) senilai Rp2,1 juta yang bersumber dari kebijakan Presiden Prabowo.
Penyaluran dana bantuan tersebut diketahui masuk melalui mekanisme data pada sistem Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) dan telah cair sebanyak satu kali ke rekening penerima.
Selain perhatian besar dari pemerintah pusat, Ismayanti juga menyoroti adanya insentif rutin yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas'ud.
Besaran dukungan dana operasional dari pemerintah provinsi tersebut ditetapkan senilai Rp500 ribu per bulan yang ditujukan untuk menunjang kesejahteraan tenaga honorer.
Mekanisme pencairan dana insentif daerah ini tidak dilakukan setiap bulan, melainkan dicairkan secara kumulatif setiap tiga bulan sekali sehingga total yang diterima mencapai Rp1,5 juta dalam sekali transfer.
Ismayanti mengatakan dirinya telah menerima pencairan dana insentif skema tiga bulanan tersebut sebanyak dua kali dengan proses yang lancar.
Terkait keberlanjutan program, ia menaruh harapan besar agar bantuan kesejahteraan semacam ini tidak hanya bersifat sementara melainkan terus berlanjut di masa depan.
Lebih jauh dari sekadar bantuan finansial, besar keinginannya agar nasib tenaga honorer mendapatkan perkembangan status karier yang lebih jelas dan menjanjikan.
"Kami berdoa agar kedua pemimpin-pemimpin kita senantiasa diberikan kesehatan prima serta kelancaran rezeki dalam menjalankan amanah rakyat," ucap Isma.
Sementara Pemerintah Provinsi Kaltim mengatakan berkomitmen meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik melalui program unggulan JosPol. Sebanyak 36.222 guru dari seluruh kabupaten/kota di Kaltim menerima insentif sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi Benua Etam.
