Balikpapan (ANTARA) - Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, mengapresiasi suksesnya gelaran kolaborasi seni “Dua Kota Satu Panggung” yang mempertemukan seniman dari Balikpapan dan Palu di Kota Minyak. Kegiatan yang berlangsung secara swadaya dinilai menjadi bukti kuat bahwa kreativitas dan ruang ekspresi dapat tumbuh tanpa batas, bahkan tanpa dukungan anggaran formal.
“Saya sangat mengapresiasi upaya para seniman Balikpapan dan Palu yang bersatu dalam satu panggung. Mereka bekerja dengan komitmen kuat dan secara swadaya menghadirkan hiburan berkualitas bagi masyarakat,” kata Ratih di Balikpapan, Senin (17/11).
Ia menyebutkan, lebih dari 150 seniman lintas disiplin tampil bergantian dalam satu alur pertunjukan terpadu, mulai dari musik, tari, teater, seni rupa, hingga sastra. Formatnya cair dan reflektif, dengan beberapa segmen improvisasi langsung di panggung. Pertunjukan berlangsung di Halaman Plaza Balikpapan dan Borneo Bay Park akhir pekan Sabtu (15/11).
Acara dibuka oleh Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo dengan memukul gong.
Menurutnya, acara kolaborasi tersebut direncanakan menjadi agenda berkelanjutan. Tahun ini Kota Balikpapan menjadi tuan rumah, sementara tahun depan giliran Kota Palu. Para seniman juga berencana memperluas jaringan ke kota-kota lain, termasuk Makassar, sebagai bagian dari penguatan jejaring antar pelaku seni di kawasan timur Indonesia.
Ratih juga berharap kegiatan serupa dapat rutin mengisi ruang-ruang publik Balikpapan seperti Taman Bekapai, Taman Tiga Generasi, hingga Balikpapan Tennis Stadium yang memiliki halaman luas dan fasilitas memadai untuk berbagai jenis pertunjukan.
“Kami punya banyak ruang terbuka yang sangat potensial untuk kegiatan seni. Harapannya, program ini berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak seniman ke depan,” ujar Ratih.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan selalu membuka ruang kolaborasi yang memperkuat ekosistem seni, musik, dan tari sebagai bagian dari pembangunan karakter serta penguatan sektor pariwisata daerah.(Adv)
