Balikpapan (ANTARA) - Pemerintah Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, membenahi sejumlah halte, terutama tempat turun dan naik penumpang Balikpapan City Trans (BCT) dengan menyediakan akses untuk penyandang disabilitas.
"Halte yang sudah direvitalisasi kini menyediakan akses untuk disabilitas," ujar Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Fadli ketika ditanya mengenai fasilitas transportasi di Balikpapan, Selasa.
"Warga yang menggunakan kursi roda dapat dengan mudah naik ke halte dan kemudian masuk ke dalam bus melalui ramp yang sudah terpasang," tambahnya.
Pembenahan halte yang dilakukan, antara lain halte Dinas Kesehatan ada di Jalan Jenderal Sudirman, terutama menjadi tempat turun dan naik penumpang Balikpapan City Trans (BCT) Koridor A, ruas sepanjang 15 km dari Pelabuhan Semayang ke Bandara Sepinggan.
"Ruas itu juga menjadi sumbu transportasi yang menghubungkan pusat aktivitas kota," jelasnya.
Kemudian halte Dinas Kehutanan ada di dekat muara Jalan Achmad Jani, calon penumpang berbagai jenis moda transportasi bisa menggunakan halte tersebut seperti angkot nomor tiga atau yang memerlukan transportasi daring.
Desain ulang halte mempertimbangkan pengawasan keamanan; posisi halte diatur agar mudah diawasi petugas, dan area sekitar tertangani oleh sistem pemantauan kamera CCTV yang ada di sekitarnya.
Perubahan tata ruang area tunggu dan penerangan menjadi prioritas untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan penumpang, terutama pada malam hari, serta memperjelas alur masuk dan keluar penumpang sehingga interaksi antar moda menjadi lebih lancar.
Dia menambahkan revitalisasi ini merupakan tahap awal dari program kerja sama yang lebih luas dengan sektor swasta untuk memperbarui titik-titik transit lain di kota.
Upaya berikutnya akan fokus pada integrasi layanan dan penyediaan informasi perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat, dengan menggandeng pihak swasta sebagai mitra pelaksana, demikian Muhammad Fadli.(Adv)
