Samarinda (ANTARA) - Pengelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda bergerak cepat mengamankan seluruh fasilitas layanan di lantai dasar gedung yang kembali tergenang banjir pada Rabu petang.
"Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim kembali dilanda banjir pada sore ini, karena curah hujan yang ekstrem," kata Kabid Layanan, Otomasi, dan Kerja sama Perpustakaan (LOKP) Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kaltim Sri Rezeki Marietha di Samarinda, Rabu.
Banjir mulai menggenangi gedung DPK Kaltim yang berada di kawasan dataran rendah ini sejak siang sekitar pukul 13.00 WITA. Debit air yang naik perlahan-lahan sempat membuat beberapa pengunjung perpustakaan panik.
"Sejumlah fasilitas layanan di lantai dasar terendam air, namun berkat kesigapan para pekerja, semua sarana dan prasarana penting serta rak buku berhasil diamankan," lanjutnya.
Petugas juga segera membantu para pengunjung untuk meninggalkan gedung dengan aman.
Beruntung, dengan sigap seluruh pekerja DPK Kaltim bahu membahu membersihkan dan mengamankan fasilitas layanan perpustakaan dan kearsipan di Gedung yang terletak di Jalan Juanda, Samarinda. Menurut dia, ini bukan pertama kali gedung DPK Kaltim dilanda banjir.
Pihaknya dari tahun ke tahun memang selalu dihadapkan dengan persoalan banjir ini. "Banjir menggenangi area ruang perpustakaan anak, ruang otomasi, ruang majalah dan terbitan berkala, hingga halaman dan area parkir belakang DPK Kaltim," sebutnya.
DPK Kaltim terus berupaya mencari solusi permanen untuk mengatasi persoalan banjir ini. Hal tersebut juga pernah dibahas sebelumnya terkait opsi untuk pemindahan gedung yang lebih layak.
Pihaknya memohon maaf atas terganggunya layanan perpustakaan. Hal ini disebabkan oleh banjir yang menggenangi area DPK Kaltim dengan ketinggian 30 centimeter.
"Para petugas melakukan pembersihan pada area yang terendam banjir. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," ucapnya.
