Mahulu, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu), Kalimantan Timur, mempedomani arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam pengendalian inflasi, sehingga Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) setempat pun harus berpedoman pada arahan presiden.
"Dalam penanganan inflasi, presiden mengarahkan pentingnya Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan Strategi 4K (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif," kata Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Mahulu Wenefrida Kayang di Mahulu, Selasa.
Selain presiden, lanjut ia, Bank Indonesia juga memberikan penekanan tentang pentingnya aksi GNPIP dan terus menerus menerapkan Strategi 4K, maka ia menekankan bahwa prinsip tersebut harus menjadi pedoman kerja bagi TPID Mahulu.
Kayang juga menyatakan tentang pentingnya pemantauan harga dan memastikan stok kebutuhan pokok agar masyarakat memiliki kemudahan akses, sehingga hal ini harus dipantau secara intensif dan berkelanjutan.
Kabupaten Mahakam Ulu, tercatat mengalami kenaikan harga terutama dipengaruhi beras, minyak goreng dan gula pasir pada Juli dan Agustus. Dari sisi ketersediaan pangan, Perum Bulog memastikan stok tetap aman.
Ia juga mengajak pihak terkait melakukan optimalisasi operasi pasar dengan melibatkan Bulog, distributor, dan pelaku usaha lokal, kemudian melakukan penguatan koordinasi lintas sektor dan antar-daerah untuk menjamin distribusi barang.
Hal lain yang juga tidak luput dari perhatian Pemkab Mahulu adalah pentingnya melibatkan warga setempat untuk pemberdayaan dan pengembangan potensi lokal, termasuk petani, nelayan, dan pelaku UMKM, agar kemandirian ekonomi lokal bisa terwujud.
Sebelumnya, saat TPID Mahulu menggelar rapat koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan berbagai lembaga, ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di daerah.
"Inflasi yang terkendali bukan hanya soal capaian angka statistik, tetapi demi kesejahteraan masyarakat dan keadilan ekonomi di Mahulu. Mari kita jadikan rapat koordinasi ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi langkah nyata untuk menstabilkan harga demi masa depan Mahulu yang lebih baik," kata Kayang.
Ia juga mengatakan bahwa inflasi bukan hanya soal kenaikan harga, tetapi juga berdampak luas pada daya beli masyarakat, angka kemiskinan, dan keseimbangan pembangunan daerah.
Di sisi lain, kondisi geografis Kabupaten Mahulu yang berbukit, terpencar, dipisahkan oleh beberapa sungai, sehingga penuh tantangan dalam distribusi, sehingga hal ini pun membuat dampak inflasi terasa lebih berat, karena pasokan kebutuhan masih sangat bergantung dari luar daerah, sehingga penguatan pertanian lokal menjadi keharusan.
