Balikpapan (ANTARA) - Kehadiran pemain baru dalam industri penerbangan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, menguatkan peningkatan daya saing pariwisata di Kota Minyak ini.
"Penerbangan rute Surabaya–Balikpapan, Balikpapan–Berau, serta Balikpapan–Tarakan menambah pilihan bagi masyarakat yang ingin wisata ke Balikpapan atau Kalimantan Timur," kata Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Balikpapan Abdul Majid dalam jumpa pers rute baru AirAsia, Kamis.
Majid menyebut, penambahan frekuensi dan rute penerbangan turut mendukung target kunjungan wisatawan ke Balikpapan yang dipatok mencapai 700 ribu orang sepanjang tahun 2025. Target tersebut mencakup wisatawan nusantara maupun mancanegara, dengan dominasi kunjungan dari wilayah Indonesia tengah dan barat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2024 tercatat mencapai 650 ribu orang. Angka tersebut meningkat sekitar 43 persen dibanding tahun sebelumnya, didorong oleh event nasional dan posisi strategis Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara.
Rata-rata pengeluaran wisatawan domestik selama berkunjung ke Balikpapan berkisar antara Rp1 juta hingga Rp2 juta per orang, mencakup akomodasi, transportasi lokal, konsumsi, dan belanja. Sementara wisatawan mancanegara diperkirakan menghabiskan Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per kunjungan, terutama untuk kegiatan MICE, ekowisata, dan perjalanan insentif.
“Kami berharap pelaku industri pariwisata bisa terus berinovasi dan menjaga kualitas layanan, agar wisatawan betah dan kembali lagi,” kata Majid.
