Forum ini adalah ruang berbagi pengalaman dan mencari solusi terhadap tantangan puskesmas
Balikpapan (ANTARA) - Kota Balikpapan menjadi tuan rumah pelaksanaan Semiloka Nasional ke-V Asosiasi Puskesmas Indonesia (APKESMI) menjadi wadah konsolidasi nasional untuk menyatukan arah dan strategi penguatan layanan primer kesehatan seluruh Indonesia.
“Forum ini adalah ruang berbagi pengalaman dan mencari solusi terhadap tantangan puskesmas,” kata Ketua Umum APKESMI, Kusnadi, di Balikpapan, Kamis (24/7).
Ia mengatakan puskesmas memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kesehatan masyarakat, sehingga perlu diperkuat secara strategis melalui integrasi layanan primer dan implementasi program Quick Win Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu Ia juga mendorong sistem pembiayaan kapitasi berbasis kinerja agar puskesmas mampu berkembang lebih cepat dan adaptif terhadap kebijakan baru.
Pada kesempatan itu, dewan Pakar APKESMI Ede Surya Darmawan turut menyoroti persoalan ketimpangan ekonomi yang berdampak langsung terhadap kualitas kesehatan nasional.
Ia menyebutkan sistem kesehatan Indonesia stagnan dalam dua dekade terakhir, bahkan kalah jauh dibanding negara-negara tetangga.
“Tahun 2000 kita di peringkat 92, sekarang baru naik ke 87. Padahal ekonomi kita masuk 20 besar dunia, ini tantangan besar. Puskesmas harus melesat jika ingin Indonesia sehat,” ujar Ede.
Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mewakili Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud dan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud mengapresiasi atas dipilihnya Balikpapan sebagai tuan rumah.
"Semiloka ini selaras dengan visi transformasi layanan primer yang kini tengah dijalankan pemerintah pusat maupun daerah," katanya.
Menurutnya, acara ini bukan hanya ajang konsolidasi keilmuan, tetapi juga tonggak komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, lebih merata, dan lebih manusiawi.
Ia juga menyebut salah satu isu mendesak adalah kekurangan tenaga kesehatan dan dokter spesialis, yang diharapkan menjadi bagian dari rekomendasi semiloka untuk disampaikan ke Kementerian Kesehatan.
Ketua panitia semiloka, dr Farida menuturkan kegiatan tersebut diikuti oleh 541 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia.
"Selain seminar dan workshop, juga dilakukan senam bersama, fun run, dan kunjungan edukatif ke kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)," ujarnya.
Farida mengucapkan terima kasih atas antusiasme peserta dan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Balikpapan, Dinas Kesehatan, sponsor, serta pelaku UMKM yang turut meramaikan Semiloka Expo 2025.
Pewarta: Muhammad Solih JanuarEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026