Pemberian bantuan ini dalam rangka mendukung program Asta Cita pemerintah yakni Swasembada Pangan Nasional
Sangatta (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Kutai Timur memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani, sebagai dukungan peningkatan sektor pertanian.
"Pemberian bantuan ini dalam rangka mendukung program Asta Cita pemerintah yakni Swasembada Pangan Nasional," ucap Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, di Sangatta, Senin (14/7).
Ia mengatakan pemberian bantuan Alsintan kepada kelompok tani adalah tindak lanjut dari arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk membantu program ketahanan pangan.
Fauzan berharap melalui program pemberian bantuan Alsintan tersebut, kelompok tani akan semakin maksimal melakukan penanaman demi mewujudkan swasembada pangan.
“Dalam rangka mewujudkan swasembada pangan yang menjadi program pemerintah pusat, maka kami memberikan Alsintan kepada 10 orang anggota kelompok tani Kudungga Mitra Bhayangkara,” katanya.
Alsintan tersebut terdiri dari 10 alat tanam benih jagung, 30 karung pupuk NPK, dam 30 bungkus benih bibit jagung.
Lanjutnya, pemberian Alsintan tersebut dapat benar-benar membantu proses penanaman hingga panen oleh anggota kelompok tani.
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus berkomitmen mendukung program swasembada jagung yang telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Kutai Timur.
"Kami juga menggandeng kelompok tani, perusahaan perkebunan, perusahaan pertambangan, dan KPHP wilayah Kutai Timur untuk melakukan penanaman jagung di lahan tidak produktif," katanya.
Fauzan mengungkapkan bahwa Polres Kutim telah melakukan penanaman jagung sejak awal tahun 2025. Dengan rincian luas lahan untuk monokultur lahan milik kelompok tani seluas 40 hektar, tumpang sari jagung pada 46 perusahaan perkebunan seluas 210 hektar.
Kemudian di lahan reklamasi bekas tambang perusahaan pertambangan 10 hektar dan lahan perhutanan sosial 5 hektar.
"Jadi total seluas 265 hektar dengan hasil yang sudah dapat dipanen sebanyak 350 ton jagung pipil," katanya.
Pewarta: Muhammad Hafif NikolasEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026