Sesuai dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79, kami mengangkat tagline Polri untuk Masyarakat
Balikpapan (ANTARA) - Polresta Balikpapan memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79 sebagai momentum untuk memperkuat hubungan dengan rakyat melalui pendekatan pelayanan yang lebih terbuka, humanis, dan responsif.
"Sesuai dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79, kami mengangkat tagline Polri untuk Masyarakat. Harapan kami ke depan, Polri akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk melindungi, mengayomi, dan melayani. Itu yang paling utama," kata Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Anton Firmanto usai upacara, Selasa (1/7).
Ia menegaskan, inti dari tugas kepolisian bukan sekadar menjaga keamanan atau menindak pelanggaran hukum, melainkan juga menciptakan rasa aman yang menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat.
Anton mengatakan, selama ini telah menjalankan berbagai program pelayanan langsung kepada masyarakat, diantaranya memberikan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling, penerbitan SKCK, dan pelayanan kesehatan gratis yang menyasar titik-titik padat penduduk dan daerah yang sulit dijangkau.
"Untuk layanan SIM keliling kami aktifkan setiap hari kecuali Minggu, dan kami layani hingga antrean selesai," ujarnya.
Bahkan layanan itu turut ditampilkan dalam momentum hari bebas kendaraan (Car Free Day) yang digelar oleh Polda Kaltim di Lapangan Merdeka, Kota Balikpapan.
Ia mengungkapkan dalam memberikan layanan tersebut, pihaknya terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di tubuh Polresta Balikpapan, menekankan pentingnya integritas dan etika pelayanan yang ramah, cepat, dan tanpa diskriminasi.
Anton menambahkan pihaknya membuka juga ruang komunikasi dua arah dengan masyarakat melalui berbagai kanal digital maupun pertemuan langsung di lapangan.
"Kami terbuka terhadap segala laporan dan keluhan masyarakat. Silakan lapor melalui 110, WhatsApp, atau media sosial resmi kami dan siap menindaklanjuti," tegas Anton.
Ia menjelaskan guna memastikan respons cepat dan profesional, Polresta Balikpapan juga rutin melaksanakan ANEV atau analisa dan evaluasi mingguan. Kegiatan tersebut dilakukan baik dalam apel pagi maupun coffee morning internal yang digelar santai namun serius.
"Melalui ANEV, kita evaluasi capaian dan hambatan pelayanan. Kami ingin Polresta ini betul-betul bisa menjadi organisasi yang gesit, adaptif, dan tanggap terhadap kondisi masyarakat," ujarnya.
Anton menyampaikan bahwa sebagai bagian dari masyarakat, polisi tidak boleh menempatkan diri sebagai pihak yang eksklusif. Seluruh jajarannya untuk menanggalkan sikap birokratis dan menggantinya dengan pendekatan empatik.
"Jangan sampai ada kesan bahwa polisi susah dijangkau. Kita ini pelayan masyarakat, bukan untuk dilayani," katanya.
Anton mengemukakan bahwa, peringatan Hari Bhayangkara tahun ini menurutnya bukan hanya seremoni tahunan, melainkan refleksi sejauh mana Polri hadir dan berperan positif di tengah masyarakat.
"Jangan sampai kita merayakan secara megah, tapi lupa akan substansinya," ucap Anton.
Dalam upacara yang digelar di halaman Mapolresta Balikpapan, Senin pagi, Kombes Anton bertindak langsung sebagai inspektur upacara.
Atraksi bela diri dari perguruan silat Merpati Putih turut ditampilkan, namun momen yang paling mencuri perhatian adalah ketika Kapolresta Anton sendiri maju ke tengah lapangan dan mematahkan sebatang besi menggunakan gulungan majalah.
Tak hanya itu, peringatan Hari Bhayangkara juga diramaikan dengan penampilan tari Mahligai, tarian tradisional khas Balikpapan.
Tarian tersebut dibawakan oleh para penari dari sanggar binaan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan.
Anton berharap, semangat Hari Bhayangkara dapat menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
"Kami berkomitmen menjadi Polri yang presisi, hadir dengan hati, dan menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat," pungkasnya.
Pewarta: Muhammad Solih JanuarEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.