Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), menata dan memantau pembangunan di kabupaten yang dikenal Benuo Taka itu lewat aplikasi sistem informasi laporan terintegrasi berbasis website atau disingkat Silat Pesut.
"Pemerintah kabupaten Penajam luncurkan Silat Pesut, aplikasi e-controlling," ujar Asisten I Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang di Penajam, Jumat.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mengapresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan Silat Pesut, terutama administrasi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sebagai pengguna dan operator aplikasi tersebut.
Silat Pesut membuat seluruh SKPD bakal kompetitif memaksimalkan serapan anggaran, sehingga lebih efektif dan maksimal sesuai program untuk mewujudkan peningkatan pelayanan dan pembangunan kabupaten.
E-controlling diharapkan lebih efektif dalam mengintegrasikan sistem pelaporan pelaksanaan kegiatan daerah sesuai data yang telah terintegrasi dengan Pagu sistem informasi pemerintahan darah (SIPD) dan data rencana umum pengadaan (RUP) pada sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP) lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah (LKPP).
"Ini untuk mempermudah proses pemantauan kegiatan, sehingga pelaksanaan kinerja bisa berjalan optimal, efektif dan efisien," katanya.
Aplikasi ini juga untuk menjaga likuidasi keuangan kabupaten tetap baik, artinya bagaimana serapan anggaran dapat terserap dengan baik dan masalah yang muncul di lapangan dapat terpantau.
Penyatuan integrasi data melalui Silat Pesut agar pembangunan tertata, terutama detail program perencanaan pembangunan fisik di lapangan dapat terpantau sejak awal, sehingga pimpinan SKPD atau organisasi perangkat daerah (OPD) dan kepala daerah dapat memantau progres kegiatan pembangunan di lapangan dengan baik.
"Website yang diluncurkan itu merupakan pengembangan aplikasi yang sudah ada di Kabupaten Penajam Paser Utara," ungkapnya.
Inovasi aplikasi berbasis website Silat Pesut tersebut mengintegrasikan data SIPD dan LKPP agar memudahkan penataan dan pemantauan program yang telah disepakati dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).(Adv)
