Bermanfaat atau tidaknya memang sejauh ini tidak ada kontribusi yang didapatkan sebagai pusat informasi
Samarinda (ANTARA) - Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Laila Fatihah menyebutkan dibangunnya Museum Samarinda tidak memberikan umpan balik sama sekali atau tidak memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kota Samarinda
"Bermanfaat atau tidaknya memang sejauh ini tidak ada kontribusi yang didapatkan sebagai pusat informasi," ujar Laila di Samarinda, Senin (8/11/2021).
Dia menuturkan, memang dulu awal dibentuknya museum tersebut sedikit menjadi perdebatan di DPRD Samarinda, mengingat Samarinda tidak memiliki cagar budaya yang harus dimuseumkan.
"Saat itu penjelasannya adalah memang untuk menampung foto-foto misalnya pohon apa saja yang ada di Taman Samarendah," terangnya.
Laila memberi masukan, seharusnya pihak museum bisa merangkum apa saja destinasi di Kota Samarinda dan membuat pamflet untuk ditempatkan di setiap hotel atau bekerja sama dengan tour guide.
"Samarinda sendiri apa yang mau dijual kan harus dikemas oleh Kominfo yang menaungi itu, kemudian museum ini yang dijadikan satu destinasi untuk orang datang," bebernya.
Selain itu pihak museum harus memiliki tawaran agar wisatawan mengetahui apa yang akan didapat saat mengunjungi museum tersebut.
"Maka dari itu diperlukan inovasi. Saya juga bingung yang bisa dijual mereka apa, kecuali mereka bekerja sama dengan UMKM," tuturnya.
Ia menambahkan, promosi yang paling efektif adalah dari mulut ke mulut. Kenalkan dulu masyarakat Samarinda apa sih manfaat dari museum itu dan apa saja isinya.
Laila juga menilai museum Samarinda saat ini belum menjadi sesuatu yang urgent untuk direnovasi karena masih banyak fasilitas umum yang menjadi prioritas termasuk perbaikan sekolah.
"Saya kira kita harus lebih konsen ke sekolah. Bukan menjadi kewajiban umum untuk museum ini diperbaiki," jelasnya.
Dia menyayangkan museum Samarinda menjadi salah satu yang diprioritaskan, padahal masih banyak sekolah-sekolah yang belum termaksimalkan.
"Kenapa museum menjadi prioritas, sedangkan anggaran bisa dialihkan untuk sekolah-sekolah yang memang tidak layak," ucap Laila.(Adv/DPRD Samarinda)
Pewarta: R'Sya REditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.