"Kami sebagai kader PKS di daerah tetap kompak dan tidak ada kader yang keluar," kata MIswan, Senin.
Kasus yang menjerat LHI menurut Miswan diyakininya tidak akan berpengaruh terhadap suara PKS di Paser.
"Kami sudah mengumpulkan para kader dan memberikan pemahaman yang jernih soal kasus yang menimpa LHI," katanya.
Kasus yang menimpa presiden PKS itu, katanya bukan cuma persoalan hukum semata tetapi lebih kental nuansa politisnya.
Indikasinya, kata Miswan adalah adanya perlakuan berbeda dalam penanganan kasus korupsi yang menimpa kader partai lain.
"Seperti ada konspirasi di balik peristiwa itu, apalagi ini menjelang pemilu legislatif sehingga saya mengindikasikan ada upaya untuk mengkerdilkan PKS" ungkapnya.
Terpenting, lanjut Miswan, adalah bagaimana PKS yang di daerah ini masih bisa merebut hati masyarakat.
"Biarlah yang terjadi di pusat itu urusan DPP dan kami yang di daerah akan tetap berjuang untuk masyarakat Paser," kata Miswan. (*)
Pewarta: R. WartonoEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.