Dengan kondisi saat ini, keuntungan terbesar hanya dinikmati Malaysia, tapi bila menjadi kota nanti, dengan sejumlah lembaga pemerintahan hadir, maka keadaan bisa lebih seimbang dan kemakmuran bisa lebih merataBalikpapan (ANTARA Kaltim) - DPRD dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan Sebatik ditetapkan menjadi Kota Perbatasan akan terwujud pada 2013.
"Usulan itu sudah disampaikan ke DPR RI sehingga realisasinya bisa tercapai tahun ini juga," kata Gunawarman, anggota DPRD Kaltim di Balikpapan, Jumat (1/2).
Kecamatan Sebatik di Pulau Sebatik, Nunukan, berbatasan langsung dengan negara bagian Sabah, Malaysia Timur.
Menurut Gunawarman, saat ini tengah diupayakan kecamatan itu memenuhi syarat menjadi kota perbatasan.
"Antara lain yaitu harus ada Surat Keputusan (SK) Persetujuan pelepasan Sebatik dari Kabupaten Nunukan oleh DPRD dan Pemkab Nunukan," kata Gunawarman di sela kunjungan kerja ke Balikpapan.
Setelah itu juga harus ada SK untuk melepaskan aset Pemkab Nunukan di Sebatik untuk menjadi aset kota baru tersebut.
Politis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, sejauh ini prosesnya sedang berlangsung di DPRD Nunukan dalam sejumlah sidang pembahasan.
"Dari DPRD Nunukan baru dibawa ke DPRD Kaltim karena Provinsi Kalimantan Utara belum punya DPRD," ujar Gunawarman.
Sebab saat ini sesungguhnya seluruh daerah di utara Kaltim yaitu Nunukan, beserta Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kota Tarakan, dan Kabupaten Tana Tidung sudah berada dalam lingkup Provinsi Kalimantan Utara.
Namun sampai semua perangkat daerah terbentuk, Kalimantan Timur sebagai provinsi induk masih mengurusi wilayah tersebut.
Menurut Gunawarman, Sebatik sangat layak menjadi kota, dalam hal ini kota perbatasan.
Letak geografisnya di sempadan dengan negara tetangga membuat arus lalu lintas orang, barang, dan jasa berlangsung cepat.
"Dengan kondisi saat ini, keuntungan terbesar hanya dinikmati Malaysia, tapi bila menjadi kota nanti, dengan sejumlah lembaga pemerintahan hadir, maka keadaan bisa lebih seimbang dan kemakmuran bisa lebih merata," jelas Gunawarman.
Dengan menjadi kota, maka Sebatik akan memiliki pemerintahan dan DPRD, artinya memiliki wewenang yang lebih luas, bisa menetapkan aturan-aturan sendiri untuk kesejahteraan rakyat, dan di sektor keamanan, memiliki satuan polisi setingkat resort (polres) dan TNI setingkat distrik (kodim).
"Kalau Sebatik jadi mandiri, Insya Allah dia akan menjadi seperti Batam yang punya akses bebas perdagangan dengan negara tetangga. Itu akan membuat Sebatik, juga Kalimantan Utara lebih maju. Karena itu kami di DPRD Kaltim sangat mendukung," kata Gunawarman yang pernah mencalonkan diri menjadi Wakil Wali Kota Balikpapan berpasangan dengan Mukmin Faisjal, Ketua DPRD Kaltim sekarang. (*)
Pewarta: Novi AbdiEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.