Penajam (ANTARA Kaltim) - Nama-nama calon yang akan bersaing dalam Pilkada 2013 di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, masih didominasi para tokoh tua seperti Bupati Andi Harahap, mantan Bupati Yusran Aspar, dan Wakil Bupati Mustaqim MZ.

Calon incumbent Andi Harahap bahkan menggandeng Sekretaris Kabupaten yang kaya pengalaman dan tokoh sangat senior di PPU, Sutiman.

Dua calon yang mendaftar lewat PDIP pun jago tua, yaitu Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sudirman dan Ketua Yayasan Timses Harimuddin Rasyid.

Harimuddin bahkan dikenal sebagai tokoh pendiri PPU, tokoh yang berjuang memisahkan PPU dari Kabupaten Paser hingga akhirnya berhasil menjadi daerah otonomi di tahun 2002.

Menurut Hartono, Sekretaris DPC PDIP Hartono, tokoh-tokoh muda memang terkesan belum berani tampil dan maju bersaing di pilkada tersebut. Padahal menurutnya ketokohan kaum tua dan muda tidak jauh berbeda.

"Kalau alasan tidak punya modal untuk biaya kampanye dan lain-lain, itu bukan alasan utama. Yang penting ketokohannya bisa menarik dukungan masyarakat. Nah tokoh-tokoh muda PPU saat ini bukan tidak punya modal materi, atau tidak ada tokoh muda yang berkualitas, tapi mungkin masih segan bersaing dengan orang-orang tua yang ada sekarang ini," jelas Hartono yang juga Ketua Fraksi PDIP di DPRD PPU tersebut.

PDIP PPU sendiri terpaksa memperpanjang waktu pendaftaran pasangan bakal calon bupati-wakil bupati melalui partai banteng gemuk tersebut. Awalnya mereka berharap ada calon lain lagi selain Harimuddin Rasyid dan Sudirman, terutama dari tokoh-tokoh muda.

"Awalnya pengurus hanya membuka pendaftaran sampai 5 Oktober. Tapi ternyata hanya dua yang mendaftar sehingga pendaftaran diperpanjang lagi sebulan. Tapi tetap saja dua yang menyerahkan berkas," kata Hartono.

Hartono menjelaskan, setelah pendaftaran tertutup maka langkah selanjutnya akan digelar rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) untuk menentukan calon bupati dan calon wakil bupati yang akan diusung dalam pilkada mendatang.

"Kami juga akan melakukan fit and proper test para calon yang sudah mendaftar," ujarnya.

Hal senada juga diutarakan Ketua DPC PBB PPU, Rusbani. Rusbani menyatakan, sampai saat ini belum ada calon yang mendaftar lewat PBB untuk pilkada mendatang.

"Saya juga kurang paham kenapa kok calon-calon belum muncul. Padahal kami membuka diri bagi siapa saja yang mau menggunakan perahu PBB yang punya dua kursi di DPRD," katanya. (*)


Pewarta: Bagus Purwa
: Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026