Tanjung Redeb (ANTARA News Kaltim) – Bupati Berau Drs H Makmur HAPK MM dalam acara pelantikan pejabat eselon II,III dan IV di gedung balai Mufakat di Tanjung Redeb Kabupaten Berau menekankan agar PNS berpegang teguh terhadap profesionalisme sebagai pelayan masyarakat hingga pelayanan public mencapai maksimal.
Kepada 108 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon II, II dan IV yang dimutasi dan diambil sumpah jabatan, Makmur menyebutkan kegiatan mutasi dijajaran aparatur Pemkab Berau adalah hal yang wajar, dalam rangka meningkatkan prestasi dan penetapan kelembagaan, bukan asal menempatkan figur – figur untuk kepentingan tertentu.
Karena itu pelantikan atau mutasi bagian dari pada peningkatan prestasi kelembagaan, pembenahan sekaligus sebagai bagian dari penyegaran.
Mengingat yang menjadi barometer utama dijadikan penilaian melalui penimbangan kapasitas kopentensi atau intensivitas, melaui pendidikan dan pelatihan, dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Sesunguhnya mengamati dan pertimbangan dari berbagai pihak, baik dari aparatur pemerintah sendiri ataupun dari kalangan masyarakat, melalui berbagai proses pemantapan penempatan pejabat di lingkungan Pemkab, dibutuhkan komitmen untuk memiliki rasa kepedulian terhadap pemerintah, untuk mewujudkan cita – cita bersama.
“Dengan begitu kita dapat menunjukkan keberasilan diera reformasi seperti sekarang dimata masyarakat,†tegasnya.
Pelantikan ini menurut Bupati hendaknya dimaknai dari sudut kepentingan organisasi, bukan hanya sekedar menempatkan pejabat di lingkungan pemerintahan.
Tetapi sebagai wujud yang nyata upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, agar dalam penempatan tugas yang baru dapat apresiasi dari kalangan masyarakat, karena adanya keberhasilan yag bisa dirasakan langsung oleh masyarakat†pinta Bupati.
Mengingat jabatan yang baru diemban ini bagian berdasarkan kemampuan, yang selama ini dinilai Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), karena itu dibutuhkan tenaga atau pejabat yang professional, dalam mengemban jabatan yang dipercayakan kepada yang bersangkutan.
“Jabatan ini tidak diberikan begitu saja, tapi ada penilaian – penilaian khusus dari Baperjakat, dimana saudara dipercaya mampu mengemban peran dan tugas di masing – masing SKPD,†ujarnya.
Karena itu, lanjut Buoati, jika ingin mewujudkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dibutuhkan koordinasi yang bersinergi di masing–masing SKPD.
Tetapi Bupati juga mengintruksikan kepada masing–masing pejabat yang baru dilantik, agar tidak terjebak sesuatu yang dapat mengundang masalah, yang melanggar etika dan peraturan yang berlaku.
“Ini yang perlu diperhatikan, jangan terjebak dengan suatu masalah, khususnya yang terkait tindak pidana korupsi,†tuturnya.
Oleh sebab itu jangan sampai terlena dalam mengeluarkan suatu kebijakan. Sebab kebijakan itu terkadang belum tentu dibenarkan oleh kaca mata hukum.
“Inlah yang perlu kita perhatikan. Jangan terlena dengan berbagai bujuk rayu, dan janji–janji yang justru membuat kita harus berhadapan dengan hukum,†tegasnya.
Untuk itu orang nomor wahid di Pemkab Berau ini menginginkan ada penyempurnaan, jika selama ini masih belum sempurna. Mengingat pelantikan ini juga bagian dari penyempurnaan sumber daya manusia, yang disiapkan untuk memberikan yang terbaik baik kepada masyarakat. (*)
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012
Kepada 108 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon II, II dan IV yang dimutasi dan diambil sumpah jabatan, Makmur menyebutkan kegiatan mutasi dijajaran aparatur Pemkab Berau adalah hal yang wajar, dalam rangka meningkatkan prestasi dan penetapan kelembagaan, bukan asal menempatkan figur – figur untuk kepentingan tertentu.
Karena itu pelantikan atau mutasi bagian dari pada peningkatan prestasi kelembagaan, pembenahan sekaligus sebagai bagian dari penyegaran.
Mengingat yang menjadi barometer utama dijadikan penilaian melalui penimbangan kapasitas kopentensi atau intensivitas, melaui pendidikan dan pelatihan, dan bertanggung jawab terhadap bangsa dan negara.
Sesunguhnya mengamati dan pertimbangan dari berbagai pihak, baik dari aparatur pemerintah sendiri ataupun dari kalangan masyarakat, melalui berbagai proses pemantapan penempatan pejabat di lingkungan Pemkab, dibutuhkan komitmen untuk memiliki rasa kepedulian terhadap pemerintah, untuk mewujudkan cita – cita bersama.
“Dengan begitu kita dapat menunjukkan keberasilan diera reformasi seperti sekarang dimata masyarakat,†tegasnya.
Pelantikan ini menurut Bupati hendaknya dimaknai dari sudut kepentingan organisasi, bukan hanya sekedar menempatkan pejabat di lingkungan pemerintahan.
Tetapi sebagai wujud yang nyata upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, agar dalam penempatan tugas yang baru dapat apresiasi dari kalangan masyarakat, karena adanya keberhasilan yag bisa dirasakan langsung oleh masyarakat†pinta Bupati.
Mengingat jabatan yang baru diemban ini bagian berdasarkan kemampuan, yang selama ini dinilai Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), karena itu dibutuhkan tenaga atau pejabat yang professional, dalam mengemban jabatan yang dipercayakan kepada yang bersangkutan.
“Jabatan ini tidak diberikan begitu saja, tapi ada penilaian – penilaian khusus dari Baperjakat, dimana saudara dipercaya mampu mengemban peran dan tugas di masing – masing SKPD,†ujarnya.
Karena itu, lanjut Buoati, jika ingin mewujudkan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, dibutuhkan koordinasi yang bersinergi di masing–masing SKPD.
Tetapi Bupati juga mengintruksikan kepada masing–masing pejabat yang baru dilantik, agar tidak terjebak sesuatu yang dapat mengundang masalah, yang melanggar etika dan peraturan yang berlaku.
“Ini yang perlu diperhatikan, jangan terjebak dengan suatu masalah, khususnya yang terkait tindak pidana korupsi,†tuturnya.
Oleh sebab itu jangan sampai terlena dalam mengeluarkan suatu kebijakan. Sebab kebijakan itu terkadang belum tentu dibenarkan oleh kaca mata hukum.
“Inlah yang perlu kita perhatikan. Jangan terlena dengan berbagai bujuk rayu, dan janji–janji yang justru membuat kita harus berhadapan dengan hukum,†tegasnya.
Untuk itu orang nomor wahid di Pemkab Berau ini menginginkan ada penyempurnaan, jika selama ini masih belum sempurna. Mengingat pelantikan ini juga bagian dari penyempurnaan sumber daya manusia, yang disiapkan untuk memberikan yang terbaik baik kepada masyarakat. (*)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012