Balikpapan (ANTARA News Kaltim) - Aksi pembalap Ducati Valentino Rossi merebut tempat kedua dari Casey Stoner (Honda) dalam balapan Moto GP di Sirkuit Le Mans, Prancis, disambut warga yang nonton bareng di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Para pendukung Valentino Rossi yang hadir di acara nonton bareng di Km 3,5 Jalan Soekarno-Hatta, misalnya, bersorak gembira dan memberi standing ovation (bertepuk tangan panjang dari semula duduk, terus hingga berdiri) atas prestasi The Doctor itu.

"Luar biasa Rossi, benar-benar pejuang sejati," kata Wibisono (30), penonton yang menyempatkan diri untuk singgah menonton sepulang dari jalan-jalan bersama keluarga.

Runner up ini adalah yang pertama bagi Rossi setelah pindah dari Yamaha ke Ducati dua tahun lalu. Sebelum ini, prestasi terbaiknya adalah urutan 6 saja hingga akhir musim balapan.

Balapan kelas Moto GP di Grand Prix Prancis tersebut diselenggarakan dengan kondisi trek yang basah karena hujan. Bahkan hingga balapan dimulai pukul sore hari waktu setempat, hujan sedang tetap turun.

Begitu start, pole position yang dipegang Dani Pedrosa (Honda) segera direbut Jorge Lorenzo, juara dunia dari tim Yamaha. Rossi yang berada tepat di belakangnya kemudian tertahan di posisi kelima.

Hingga menyisakan sepuluh putaran akhir dari 28 lap lomba, posisi tak berubah. Lorenzo mendominasi urutan pertama satu hingga terpisah beberapa detik dari Stoner di urutan kedua.

Di belakang Stoner, dua pembalap tim satelit Yamaha, Carl Crutchlow dan Andrea Dovizioso bertarung ketat. Valentino Rossi berada tepat di belakang keduanya.

Rossi terus menempel duo Yamaha tersebut dan saat balapan tinggal 7 putaran lagi, ia sukses menyalip Dovizioso.

Para penonton layar lebar di Balikpapan langsung bersorak-sorak dan bertepuk tangan. Beberapa penonton yang tampaknya tegang saat menyaksikan adegan para pembalap berusaha saling menyalip di tikungan, terdengar menghela napas.

Di sirkuit, Rossi tak puas. Berikutnya ia mengincar Crutchlow dan beberapa lama kemudian, di chicane (tikungan zigzag) pertama setelah trek lurus di depan podium, Rossi melibas Crutchlow.

"Yesss," kata Taufik, anak muda dari Somber yang mengaku pendukung Rossi sejak pembalap bernomor 46 itu masih membalap untuk Honda, lalu pindah ke Yamaha, dan sekarang ke Ducati.

Tapi balapan belum berakhir. Lima lap kemudian, Rossi mengejar dan terus mengecilkan celah antara dirinya dengan Casey Stoner yang berada di posisi kedua. Pembalap Australia itu ditekannya habis-habisan di setiap tikungan Le Mans.

Satu lap menjelang finish, Rossi mengambil Stoner di sebuah tikungan. Jeritan tertahan para penonton berubah menjadi sorak sorai.

Namun segera Stoner, juara dunia tahun lalu, merebut kembali posisinya, yang membuat para penonton Balikpapan mengeluh kecewa.

Namun bukan Valentino Rossi bila menyerah. Di lap terakhir, Rossi ngotot dan memaksa motor Ducati-nya habis-habisan. Di trek lurus depan podium, ia tepat berada di belakang Stoner, dan ketika saat Stoner sudah mengerem untuk masuk tikungan, juara dunia 9 kali itu justru hanya sedikit melonggarkan gas tanpa mengerem.

Tikungan pertama ia melewati Stoner. Tikungan kedua, ia membuat jarak, dan kemudian melepaskan diri dari Stoner.

Waktu lebih kurang satu menit 50 detik dari Rossi menyalip Stoner terasa sangat lama bagi para penonton pendukung Rossi di Balikpapan. Lalu adegan Lorenzo masuk finish sebagai juara MotoGP Le Mans.

Dan sesaat kemudian, saat gambar Rossi yang masih di depan Stoner mengisi penuh layar putih, hampir seluruh penonton berdiri. Rossi finish di depan Stoner satu detik lebih cepat.

"Rossi sudah kembali," kata Wibisono lagi. Ia pun bersalam-salaman dengan para penonton lain di kiri dan kanannya. Wajah-wajah puas pun meninggalkan lapangan tempat nonton bareng gratis itu.

Dalam wawancara di akhir acara, setelah penghormatan pemenang, Rossi menyatakan betapa sulitnya lomba karena hujan, namun itu tidak menyurutkan semangatnya untuk jadi yang terbaik.

Lorenzo sendiri begitu perkasa di puncak klasemen pembalap.  (*)

Pewarta: Novi Abdi

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012