Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur menyatakan puskesmas pembantu (pustu) memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan warga pinggiran, karena warga yang bermukim di kawasan terpencil jauh dari aneka fasilitas kesehatan yang umumnya banyak di perkotaan.

Ini karena pustu berperan aktif dalam mendukung kegiatan posyandu, imunisasi, kesehatan ibu dan anak, penyuluhan kesehatan, surveilans, pemberdayaan masyarakat, bahkan mendukung pelayanan rujukan, hingga mendukung pelayanan promotif dan preventif kesehatan masyarakat.

"Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43/2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat, pustu memiliki peran untuk meningkatkan akses dan jangkauan pelayanan dasar di wilayah kerja puskesmas, kemudian mendukung layanan kesehatan masyarakat," ujar Bupati Kukar Edi Damansyah di Tenggarong, Minggu.

Sesuai dengan namanya, puskesmas pembantu, lanjut ia, maka tugasnya adalah membantu induknya yaitu puskesmas induk, untuk itu Edi meminta puskesmas sebagai induknya untuk memperhatikan pustu agar memiliki peran yang sama dengan puskesmas induk.

Dua hari sebelumnya, saat meresmikan tiga pustu di Kecamatan Kembang Janggut, yakni Pustu Desa Bukit Layang, Pustu Desa Kelekat, dan Pustu Desa Genting Tanah, Edi juga menyebut bahwa pustu merupakan salah satu variabel pengukur kinerja puskesmas induk, sehingga jika baik kinerja pustu, maka akan baik juga kinerja puskesmas induk.

"Ini karena pustu berada di tengah masyarakat yang secara langsung memberikan pelayanan kesehatan, maka saya minta puskesmas induk untuk memberikan perhatian lebih terhadap pustu ini, karena hal ini juga menjadi salah satu variabel kinerja puskesmas induk," ucap dia.

Bupati berharap dengan diresmikan tiga pustu tersebut dapat memberikan penguatan bagi Pemkab Kukar dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat khususnya warga di Kecamatan Kembang Janggut.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan, seiring adanya kebijakan Pemkab Kukar melalui bantuan keuangan khusus untuk desa di bidang kesehatan, maka ia minta kepala desa masing-masing menyiapkan sekaligus melakukan rekrutmen terhadap putra-putri setempat untuk mencukupi tenaga kesehatan.

Selain meresmikan tiga pustu, dalam kesempatan itu bupati juga memberikan bantuan bingkisan sembako kepada masyarakat kurang mampu, agar mereka turut merasakan kebahagiaan yang masih dalam suasana Idul Fitri ini.

Pewarta: M.Ghofar

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2025