Nunukan (ANTARA Kaltim) - Sebuah rumah hangus terbakar di Sedadap Kelurahan Mansapa Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur hangus terbakar, Senin.

Saksi mata yang juga tetangga korban bernama Hj Timang mengaku pertama kali melihat asap mengepul di bagian dapur sekitar pukul 10.50 Wita dan tidak lama kemudian api mulai membesar dan membakar hangus seluruh bagian rumah tersebut.

Namun dia, tidak dapat memastikan penyebab dari peristiwa kebarakan itu karena rumah itu sedang terkunci ditinggal pemiliknya ke kota Nunukan bekerja sejak pukul 8.00 Wita.

"Rumah ini terkunci karena pemiliknya sedang tidak ada sejak pagi tadi," ujar Hj Timang.

Menurut dia, kejadian ini hanya berlangsung hanya sekitar kurang dari 30 menit, seluruh bagian rumah yang terbuat dari kayu itu telah hangus dilalap api.

Tetangga korban lainnya bernama Gradus Mere mengungkapkan, pemilik rumah bernama Bartolomeus dan istrinya sedang berangkat kerja sebagai tenaga kebersihan di Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemadam
Kebakaran Kabupaten Nunukan sejak pukul 8.00 Wita.

Setelah api mulai menyala, lanjut Gradus langsung salah seorang warga lainnya memotong kabel listrik karena dikuatirkan menjalar ke rumah lainnya dan menelpon pemadam kebakaran.

Ia menambahkan, pada saat rumah itu terbakar sempat terjadi ledakan yang diperkirakan dari tabung gas yang meledak setelah terkena panas.

"Waktu api sudah membesar, terdengar ada ledakan yang diperkirakan dari tabung gas," ucapnya kepada wartawan.

Jumlah kendaraan pemadam kebakaran yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sebanyak tujuh buah itu agak kesulitan melakukan tindakan cepat memadamkan api karena posisi rumah yang terbakar berada di bagian belakang dan tidak memiliki jalanan untuk masuk.

Istri Bartolomeus saat tiba dan menyaksikan rumahnya telah hangus terbakar langsung jatuh pingsang dan tak sadarkan diri hingga api berhasil dipadamkan.

Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir puluhan juta rupiah karena sejumlah barang berharga seperti ijazah, akta kelahiran dan diperkirakan terdapat uang tunai berjumlah jutaan rupiah. (*)

Pewarta: M Rusman

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2013