Samarinda (ANTARA Kaltim) - Hasil reses anggota DPRD Kaltim asal Fraksi Golkar dari Dapil IV, H Abdul Djalil  Fatah, menyimpulkan banyak pembangunan yang diharapkan mendapat perhatian melalui bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

"Baik itu pembangunan dan perbaikan jalan-jalan trans Kaltim yang rusak parah maupun perhatian pada sektor lain yang muaranya untuk rakyat,"  kata Abdul Djalil Fatah menjelaskan hasil resesnya, 10-15 Desember 2012 tadi di daerah pemilihan Bulungan, Tarakan, Malinau, Tana Tidung dan Nunukan.

Jalan-jalan trans Kaltim yang menghubungkan antar wilayah seperti Bulungan menuju ke Tana Tidung, sangat rusak berat, padahal ini sangat dibutuhkan oleh warga sebagai jalur transportasi barang maupun orang.

"Masalah badan jalan trans Kalimantan yang melewati Kecamatan Sebuku dan Simanggaris sekitar 7-9 Kilometer juga perlu diperhatikan," kata Djalil Fatah.

Di Bulungan juga diharapkan ada terminal antar kota. Saat ini terdapat terminal yang belum difungsikan namun sudah rusak berat, perlu direhab kembali agar menjadi baik. Masalah gedung SMP dan SMA yang  disegel, karena bermasalah dengan kontraktor juga perlu dituntaskan.

Keluhan masalah listrik di Sebuku. Warga di sana hingga saat ini tidak menikmati listrik, kalaupun tersedia listriknya terbatas sebab milik perusahaan setempat yang beroperasi di wilayah itu.  Kabelnya pun menjulang sembarangan, sehingga sangat rawan bagi keselamatan warga.

"Pelayanan PDAM juga sangat dibutuhkan, kebutuhan air bersih sulit, pelayanan pendidikan dan kesehatan serta kualitas guru yang ditunjang fasilitas juga perlu," kata Djalil Fatah.

Sementara di Malinau, tumpang tindih lahan dan masalah irigasi menjadi keluhan warga, ditambah lagi mendekati pelaksanaan MTQ, daerah sangat mengharapkan bantuan dari provinsi. Mengingat MTQ tingkat provinsi, sehingga provinsi memiliki tanggung jawab memberikan bantuan.

"Sejauh ini beberapa fasilitas sudah disiapkan, seperti home stay  bagi kafilah-kafilah, termasuk arena musabaqahnya," jelas wakil rakyat yang menjabat Wakil Ketua BK dan anggota Komisi IV ini.

Ia menambahkan, untuk pelaksanaan MTQ di Bumi Intimung itu  dananya masih kurang, meski telah mendapat bantuan Rp6 miliar.

"Sebagai daerah yang dipercaya menjadi tuan rumah MTQ ke-35, Malinau sudah mendapat bantuan Rp6 miliar, tapi kebutuhannya Rp9 miliar, sehingga kurang Rp3 miliar lagi. Semoga Pemprov bisa menambahnya," kata Djalil Fatah.

Selain itu promosi wisata air terjun Gunung Rian di Tana Tidung  perlu mendapat perhatian. "Wisata ini sangat potensial, wisata alam dengan gunung Rian sebagai ikonnya, ada air terjun dari atas gunung.  Masyarakat minta bantuan untuk dijadikan wisata nasional, minimal provinsi.  Selain itu potensi wisata kawasan pantai serta pembangunan pelabuhan-pelabuhan mini di Tana Tidung untuk memudahkan arus bongkar muat barang dan pergerakan orang juga memerlukan bantuan provinsi," kata Djalil Fatah. (Humas DPRD Kaltim/adv/lia/mir)

Pewarta:

Editor : Arief Mujayatno


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2012