Kreatifitas Lapas Tenggarong Bagi Warga Binaan

Kasi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas II B Tenggarong Budi Prajitno saat menunjukkan kolam patin di Kampung Asimilasi.

Berita Terkait

Tenggarong (ANTARA News - Kaltim) -  Lembaga Permasyarakatan  (Lapas) IIb Tenggarong berupaya melakukan kreatifitas dan meningkatkan kinerjanya agar warga binaan nantinya bisa menata masa depan lebih baik karena memiliki berbagai ketrampilan.

"Itulah salah satu tujuan kami membangun  Kampung Asimilasi yang terletak kurang lebih sertus meter dari Lapas tepatnya di Jl Mangkuraja Gg. Bogenvile," ujar Kalapas Tenggarong Edy Hardoyo melalui Kasi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas II B Tenggarong Budi Prajitno saat ditemui di Kampung Asimilasi, akhir pekan ini.

Sebagai sarana para warga binaan untuk berintegrasi dengan masyarakat, Lembaga Permasyarakatan  (Lapas) IIb Tenggarong telah memiliki Kampung Asimilasi yang terletak kurang lebih sertus meter dari Lapas tepatnya di Jl Mangkuraja Gg. Bogenvile.

Di Kampung Asimilasi tersebut terdapat delapan petak kolam ikan, warung internet, salon, pencucian mobil dan sepeda motor, serta show room untuk menampilkan hasil kerajinan para warga binaan di Lapas Tenggarong.

"Kampung Asimilasi ini diperuntukkan bagi warga binan yang telah menjalani separo masa pidananya, dan berkelakuan baik," ujar Kalapas Tenggarong Edy Hardoyo melalui Kasi Pembinaan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas II B Tenggarong Budi Prajitno saat ditemui di Kampung Asimilasi, Jumat (12/8) sore lalu.

Selain itu dikatakannya keberadaan Kampung Asimilasi yang telah diresmikan Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM Kaltim, Ajat Sudrajat Havid sebulan lalu tersebut tercetus karena untuk memanfaatkan lahan kosong disekitar perumahan pegawai Lapas Tenggarong.

"Dari pada lahan ini kosong, lebih baik kami bangun sesuatu yang bermanfaat untuk membina para warga binaan serta lebih mendekatkan mereka kepada masyarakat, maka tercetuslah kampung asimilasi ini sejak delapan bulan lalu," terangnya.

Saat ini delapan kolam yang telah diisi denga ikan patin tersebut sudah siap panen, sedangkan warnet dan pencucian kendaraan sedang dalam tahap penyelesaian.

Lebih lanjut dikatakan bahwa hasil dari Kampung Asimilasi tersebut nantinya akan dikelola oleh Koperasi yang dimiliki Lapas Tenggarong untuk keperluan para warga binaan.

“Saya harap kegiatan di kampung asimilasi ini berjalan baik sehingga mampu bermanfaat bagi warga binaan yang menjalankan kampung ini, maupun bagi masyarakat yang menggunakan jasa di sini,” harapnya.

Editor: Iskandar
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarakaltim.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar