Kamis, 27 Juli 2017

Borneo Jaga Rekor Kandang Usai Taklukkan Madura United 3-0

id Borneo FC, pusamania borneo, liga 1, rekor kandang
Borneo Jaga Rekor Kandang Usai Taklukkan Madura United 3-0
Pusamania Borneo FC (id.wikipedia.com)
Samarinda (ANTARA Kaltim)- Kesebelasan Borneo FC memperpanjang rekor tak terkalahkan di kandang, setelah menaklukkan tamunya Madura United dengan skor telak 3-0, pada lanjutan kompetisi Liga 1 2017 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa.

Tim berjuluk " Pesut Etam" tampil garang sejak babak pertama, dan mengawali keunggulan tim tuan rumah melalui gol cepat Flavio Beck Junior ketika pertandingan baru berjalan lima menit.

Pemain belakang asal Brasil tersebut berhasil menyarangkan bola di sudut tak terjangkau oleh penjaga gawang Madura United, Heri Prasetya setelah memanfaatkan tendangan bebas, ketika M Rahman dilanggar Andik Rendika pada menit ke-4.

Tim lawan Madura United sebenarnya sesekali memanfaatkan serangan balik untuk mengejar ketertinggalan. Namun tendangan Greg dari dalam kotak penalti bisa diantisipasi Nadeo. Begitu juga kerja sama Bayu Gatra dan Sanogo pada menit 21. Hanya saja tendangan Bayu Gatra melambung jauh di atas mistar.

Pertandingan sempat terhenti menit 36 karena insiden yang dialami Dody Al Fayed. Dody terkapar di lapangan sehingga membuat pemain Borneo FC lainnya melakukan protes dan bahkan memperagakan gestur menyikut.

Wasit Adi Riyanto justru tampak kebingungan dan bertanya kepada asisten wasit. Namun wasit tak memberikan hukuman berarti.

Memasuki menit 44 Borneo mendapat hadiah pinalti, setelah Terens Puhiri dijatuhkan di kotak terlarang. Terens berusaha melewati Fabiano dan Munhar namun dijatuhkan di kotak penalti.

Flavio tak menyia-nyiakan kesempatan emas dan berhasil mengeksekusi tendangan pinalti untuk menggandakan skor menjadi 2-0 atas Madura United.

Di penghujung babak pertama, Madura United sempat mengancam gawang Borneo FC. Sayangnya tendangan bebas Fabiano masih bisa diantisipasi dengan sigap oleh penjaga gawang Borneo FC, Nadeo.

Memasuki babak kedua pelatih Madura United Gomes de Olieviera mencoba merubah strategi baru dengan memasukan "marquee player" Peter Odemwingie, begitu juga dengan Fandi Eko Utomo dan Engelberd Sani untuk menambah daya dobrak di lini depan.

Sejumlah peluang bisa diciptakan oleh barisan depan tim berjuluk Sapeh Kerap tersebut memasuki babak kedua. Sayangnya, pemain bertahan borneo FC tampil sangat solid dan cukup sulit untuk bisa ditembus barisan depan Madura United. Justru pada menit 78, penyerang Borneo FC asal Selandia Baru, San Smeltz mampu memperbesar skor keunggulan tuan rumah menjadi 3-0.

Raihan tiga poin mendongkrak posisi klasemen Borneo FC di posisi sembilan dengan raihan 17 poin dari 12 pertandingan, sedangkan meski menerima hasil kekalahan tidak menggoyahkan posisi Madura United di peringkat kedua dengan 22 poin dari 12 pertandingan. (*)

Editor: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.01 seconds memory usage: 0.35 MB