Selasa, 22 Agustus 2017

Disperindagkop Penajam Belum Pastikan Pasar Murah Ramadhan

id Pasar ramadhan, pasar murah, rusli, disperindagkop penajam
Disperindagkop Penajam Belum Pastikan Pasar Murah Ramadhan
Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Penajam Paser Utara, Rusli. (ANTARA Kaltim/Bagus Purwa)
Penajam (ANTARA Kaltim) - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, belum bisa memastikan akan menggelar operasi pasar murah pada Ramadhan 2017, karena terkendala anggaran.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara Rusli, saat dihubungi di Penajam, Minggu, mengatakan tahun ini anggaran operasi pasar murah tidak diakomadasi dalam APBD 2017.

"Anggaran operasional untuk kegiatan operasi pasar murah yang kami ajukan tidak diakomodir, jadi kami belum bisa pastikan operasi pasar murah akan dilaksanakan pada tahun ini," jelasnya.

Namun, Rusli menegaskan instansinya tetap beruoaya operasi pasar murah pada Ramadhan 2017 dapat terlaksana, karena operasi pasar murah tersebut sangat membantu masyarakat terutama yang berada jauh dari pasar.

Untuk itu Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara akan mengajukan kerja sama kepada seluruh dsitributor sembako atau kebutuhan pokok yang ada di daerah setempat untuk melaksanakan operasi pasar murah tersebut.

"Kami coba kerja sama atau mengajak para distributor, agar mau membantu pelaksanaan operasi pasar murah di bulan puasa pada tahun ini," kata Rusli.

Menurut dia, berdasarkan pengalaman tahun lalu, anggaran operasional yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan operasi pasar murah antara Rp18 juta sampai Rp25 juta.

Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara setiap tahun selalu menggelar operasi pasar murah untuk mengimbangi terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok pada bulan puasa.

Rusli menjelaskan operasi pasar murah pada Ramadhan 2016 dilaksanakan di Kelurahan Saloloang dan Sotek, serta Desa Api-Api, Babulu Darat, Pamaluan dan Desa Bangun Mulya.

"Kami tidak mengambil keuntungan, karena harga kebutuhan pokok yang dijual pada operasi pasar murah itu sesuai harga distributor," ujarnya.

Pada kegiatan operasi pasar murah tambah Rusli, yang paling banyak diburu pembeli yakni bahan untuk berbuka puasa, seperti gula pasir dan sirup dari sekian banyak jenis kebutuhan pokok yang dijual di operasi pasr murah tersebut. (*)

Editor: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.018 seconds memory usage: 0.35 MB