Kamis, 29 Juni 2017

Sekprov Kaltim Sumbang Ketinting Untuk GMSS-SIM

id Rusmadi, gmss-skm, misman, bantuan ketinting, karang mumus
Sekprov Kaltim Sumbang Ketinting Untuk GMSS-SIM
Rusmadi dibonceng menggunakan sepeda motor ketika menuju Posko GMSS-SKm guna menyerahkan ketinting, Sabtu (18/3). (Antara Kaltim/ M Ghofar)
Samarinda (ANTARA Kaltim) - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Rusmadi menyumbang satu unit ketinting atau perahu kecil kepada Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus Samarinda, sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar komunitas itu terus bergerak demi lingkungan.

"Saya beri apresiasi tinggi terhadap gerakan ini karena jarang ada LSM yang berbuat nyata mencontohkan bagaimana merawat sungai. GMSS-SKM merupakan gerakan yang perlu dicontoh, karena selain mengkritik juga langsung bertindak riil," ujar Rusmadi di Samarinda, Sabtu.

Hal itu dikatakannya ketika menyerahkan satu unit ketinting (perahu dan mesinnya) kepada Ketua GMSS-SKM Samarinda Misman di Posko GMSS-SKM Jalan Abdul Muthalib Samarinda.

Selain untuk memacu motivasi anggota GMSS-SKM agar tidak bosan memungut sampah di SKM, lanjut Rusmadi, bantuan ketinting itu juga sebagai pendidikan bagi masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai.

Ketinting tersebut, katanya, akan berguna bagi GMSS-SKM baik sebagai sarana transportasi ke hulu SKM dalam upaya pengembangan pariwisata, juga sebagai alat untuk memungut sampah yang hanyut di SKM.

Ia juga salut kepada GMSS-SKM yang bukan hanya mendidik warga dengan cara memungut sampah baik yang terapung, di dasar sungai, maupun yang berserakan di bibir sungai, tetapi LSM ini juga berupaya menyelematkan jalur hijau DAS Karang Mumus.

Sementara itu, Ketua GMSS-SKM Samarinda Misman mengucapkan terima kasih kepada Rusmadi yang telah memberikan perhatian kepada pihaknya dengan menyumbangkan satu unit ketinting.

Kini, lanjut Misman, setelah adanya sumbangan dari Rusmadi, maka GMSS-SKM memiliki enam unit perahu dan lima unit mesin ketinting, termasuk beberapa peralatan memungut sampah.

Semua peralatan untuk upaya mengembalikan fungsi sungai tersebut merupakan sumbangan dari warga Kaltim.

"Sumbangan itu ada yang berupa perahunya saja, ada pula sumbangan lengkap perahu plus mesinnya. Antara lain sumbangan dari Pak Sefuddin Zuhri, alumni salah satu SMEA (SMK) di Samarinda, dari Bu Keinan Harjanie, dari Bu Ros Pandanwangi, dari Khairil Marzuki Tanjung, termasuk dari Pak Rusmadi hari ini," ujar Misman.

Adanya sumbangan peralatan tersebut, ia mengajak warga Samarinda bersama-sama menggunakannya untuk merawat sungai, karena sungai bukan merupakan tempat pembuangan sampah, tetapi sungai merupakan karunia Allah yang harus dijaga kelestariannya. (*)

Editor: Didik Kusbiantoro

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0148 seconds memory usage: 0.35 MB