Samarinda (ANTARA News-Kaltim) - Pengurus provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Kalimantan Timur menggelar kegiatan lebih awal untuk  pemusatan latihan daerah (Puslatda) sebagai persiapan atletnya menuju pra kualifikasi PON XVIII-2010 di Riau.

"Kami sudah memulainya sejak awal Mei 2010.  Sementara ini kegiatan Puslatda hanya diberlakukan kepada  14 taekwondoin, hasil dari penjaringan seleksi daerah dan kejurda," kata Alfons T Lung Kepala Bidang Binpres TI Kaltim,di Samarinda, Jum'at.

Ia mengatakan atlet yang mengikuti TC merupakan atlet eks PON XVII, atlet hasil seleksi provinsi (Selekprov) kejuaraan antarranting April 2010 serta hasil pemantauan Tim Talent Scouting dari TI Kaltim.

"Alasan kami melaksanakan Puslatda, tentunya terkait dengan prestasi apalagi pada PON XVII-2008 Kaltim,  kita sebagai pemegang  juara umum  dengan raihan lima emas dan tiga perak. Ini yang menjadikan kita tidak boleh bersantai diri dan segera mempersiapkan  atlet sejak jauh hari," ujar  Alfons.

Sasaran Puslatda ini diarahkan menuju pencapaian prestasi pada PON XVIII-2012 Riau meskipun untuk sementara masih terkosntrasikan pada pelaksanaan pra kualifikasi PON.

"Kita sementara fokus kualifikasi dulu, setelah itu baru PON karena di event itu akan menentukan jumlah taekwondoin Kaltim yang akan bertanding di PON XVIII," ujar Alfons.

Pada Puslatda itu diterapkan sistem promosi dan degradasi dalam pengertian  atlet yang menjalani puslatda masih akan  diseleksi kembali melalui berbagai kejuaraan.

"Ini memang Puslatda jangka panjang, dan masih dimungkinkan mengalami pergantian atlet, sesuai dengan pemantaun tim pelatih dalam berbagai kejuaraan baik daerah maupun nasional," tandasnya.

Pengprov TI Kaltim selama ini memang menunjukan program cukup jelas dalam upaya mengejar prestasi sehingga merupakan satu-satunya Pengprov yang menggelar TC secara mandiri secara jangka panjang.  
   
Hasilnya membuktikan bahwa dari cabang olahraga taekwondo, Kaltim mampu menjadi juara umum di PON dua tahun lalu.   
  
Program itu mengharuskan seluruh atlet diinapkan dalam satu asrama dan menjalani latihan dengan program khusus.

Editor: iskandar zulkarnaen
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarakaltim.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar