Penajam (ANTARA Kaltim) - Badan Kepegawaian Daerah Penajam Paser Utara (BKD PPU) mengajukan sebanyak 800 formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil daerah (CPNSD) karena saat ini kekurangan tenaga teknis pelayanan masyarakat.

"Kami kekurangan tenaga dokter, bidan, perawat untuk bidang kesehatan saja. Kami juga masih kekurangan guru selain tenaga tekinis dan tenaga staf administrasi," kata Kepala BKD PPU, Alimuddin, Jumat.

Namun demikian, sebut Alimuddin, sementara ini juga yang dilakukan Pemkab hanya memaksimalkan tenaga yang ada karena

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) masih melaksanakan kebijakan moratorium atau penghentian sementara perekrutan pegawai negeri sipil.

Jumlah PNS yang mencapai 4,7 juta orang lebih namun disebutkan yang kompeten bekerja hanya lima persen menjadi dasar kebijakan moratorium tersebut.

Karena itulah BKD menganalisis beban kerja, sebaran karyawan yang sudah ada, dan status mereka. Hasil analisis tersebut sudah disampaikan kepada pemerintah pusat, yaitu Kemenpan.

"Kami mengusulkan 800 formasi tersebut, mudah-mudahan bisa disetujui semua," harap Alimuddin.

Sebab dari jumlah 800 formasi tersebut, tidak semuanya posisi kosong yang belum ada pekerjanya. Sebagian adalah usulan peningkatan status karyawan yang bersangkutan.

"Tenaga yang sudah bekerja saat ini kan sebagian masih dalam status pegawai tidak tetap atau honorer," sambung Kepala BKD.

Termasuk masih honorer itu adalah sejumlah dokter di rumah sakit PPU dan pusat-pusat pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk pula guru-guru di sekolah-sekolah dari berbagai tingkatan di seluruh PPU.

Sementara ini, meski belum bisa mengangkat mereka menjadi PNS, Pemkab PPU bekerjasama dengan sejumlah pihak untuk mengatasi kekurangan tenaga dokter, bidan, dan perawat. Untuk tenaga dokter yang ingin menjadi spesialis, Pemkab bahkan menyediakan beasiswa.

"Dengan demikian mereka akan kembali ke PPU untuk membaktikan ilmunya," kata Alimuddin. (*)

Editor: Arief Mujayatno
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarakaltim.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar